Pembobol Pura Desa Terekam CCTV | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 19 Oktober 2021
Diposting : 26 March 2021 02:30
Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune / DICURI - Pretima pura berupa Rambut Sedana dan Bunga Emas Pura Desa Desa Adat Tegallantang digondol maling.
balitribune.co.id | Gianyar - Pura Desa Adat Tegallantang, Ubud, kebobolan. Sejumlah benda sakral raib digondol maling, Kamis (25/3).
 
Beruntung satu kamera CCTV dekat pura, merekam aksi yang dilakukan pria nekat tersebut. Warga berharap polisi segera mengungkap identitas pelaku.
 
Sehari sebelumnya, Mendagri Tito Carnavian memantau langsung vaksinasi di Wantilan Pura Dalem Tagallantang. Saat itu suasana riuh dan ramai terjadi. Kemarin, suasana ramai kembali terjadi. Namun kali keramaian didominasi oleh prajuru adat, krama dan aparat kepolisian.
 
Sebab, pura didapati warga telah diacak-acak maling. Pretima pura berupa Rambut Sedana Lanang-Istri dan Sekar Emas (bunga emas), yang tersimpan di pelinggih pura raib digondol maling.
 
Bendesa Adat Desa Tegallantang, I Gusti Putu Gede Suradnya, mengatakan, kronologis hilangnya benda sakral tersebut diketahui oleh pemangku pura setempat pada pagi hari. "Awalnya ada yang nyapuh (bersih-bersih) pagi, tapi tidak ada yang rungu, setelah itu mangku lingsir yang rungu, pelinggih pura sudah terbuka," ujarnya.
 
Dikatakannya, pencurian tersebut sempat terekam CCTV yang terpasang di salah satu hotel yang langsung mengarah di depan pura. Dalam rekaman tersebut, diduga sosok pencuri adalah seorang pria. Awalnya pencuri tersebut terlihat clingak-clinguk di depan pura. Ia masuk lewat tembok belakang.
 
Sehabis mendapatkan beda sakral, maling tersebut kemudian kembali loncat tembok belakang pura. Dari jejaknya terlihat maling menyusuri pematang sawah ke utara sampai di Villa Budaya. "Sampai di sana jejaknya hilang," ujarnya.
 
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 Wita. Kerugian ditaksir Rp60 juta. Dengan adanya rekaman CCTV ini diharapkan identitas pelaku segera terungkap.
 
"Kerugiannya tidak banyak, tapi aci (upacara) yang banyak dan kesakralannya, karena benda tersebut masih anyar (baru dibuat), sekitar bulan Mei lalu berdekatan dengan Covid," jelasnya.
 
Dalam catatan kasus pencurian yang belum terungkap dalam enam kasus terakhir meliputi pecurian di Pura Taman Limut lokasi Desa Pengosekan, Ubud tahun 2020, Pura Gunung Sari, Desa Buruan tahun 2020, Pura Sakenan, Banjar Tengah Blahbatuh, Desa Blahbatuh tahun 2021.
 
Kemudian Pura Bendesa Mani Emas Batan Tingkih, Banjar Kesian, Desa Lebih Gianyar tahun 2021, Pura Dalem Sakti, Desa Adat Petemon, Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar tahun 2020, Pura Tegallantang, Desa Adat Tegallatang, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud Tahun 2021.