Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembuat Warung Kontainer di Tabanan Menipu Sejumlah Orang, Uang Muka Raib Dibawa Pelaku

Bali Tribune / lokasi bengkel pembuatan warung kontainer yang kini tampak tidak ada aktivitas setelah Tomi menghilang dengan membawa uang muka sejumlah pemesan
balitribune.co.id | Tabanan - Peluang usaha jualan makanan dimanfaatkan oleh oknum penipu untuk meraup sejumlah uang dari para korbannya. Salah seorang perajin kontainer di Tabanan menipu sejumlah korbannya yang telah membayar uang muka untuk pembuatan warung kontainer. Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 banyak pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan. Mereka pun melihat peluang berjualan makanan atau minuman dengan menggunakan kontainer karena dianggap efisien dan mudah untuk dipindahkan. 
 
Selain tidak memerlukan lahan yang luas, berjualan menggunakan kontainer dianggap murah cukup dengan modal Rp 2 juta sudah bisa membuka warung kontainer. Namun kondisi ini dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dengan menipu si pemesan warung kontainer. 
 
Seperti yang dialami oleh Hendra asal Denpasar menjadi korban penipuan pembuatan warung kontainer. Ia pun telah mentransfer uang senilai Rp 6 juta berdasarkan permintaan si pembuat warung kontainer, Tomi yang menamai tempat usahanya MJ Production agar para kliennya membayar uang muka sebesar 50% dari harga warung kontainer. 
 
"Saya sudah transfer uang muka senilai Rp 6 juta. Namun beberapa hari ini setelah saya transfer uang muka, nomor kontak Tomi tidak bisa dihubungi. Lantas karena curiga, saya langsung meminta pegawai saya untuk mengecek lokasi pembuatan warung kontainer ini," jelasnya di Denpasar, Rabu (17/3).
 
Kata Hendra, saat pegawainya mengecek keberadaan bengkel pengerjaan warung kontainer yang beralamat di Jalan Farigata I, Bypass Ir Soekarno Tabanan pada Rabu 17 Maret pukul 14.30 Wita kondisi bengkelnya sudah kosong. Tidak satupun terlihat adanya kontainer dan pemilik bengkel tidak ada di tempat. "Kondisi bengkel tempat pembuatan warung kontainer ini sudah kosong dan di pagar, baliho nama usahanya MJ Production juga sudah tidak dipasang yang dipasang Bengkel Las Listrik Maju Jaya," jelasnya. 
 
Berdasarkan penelusuran Bali Tribune di sekitar tempat usaha yang berhasil menipu sejumlah korban ini, tidak ada satupun orang di bengkel tersebut. Saat mengambil foto di lokasi, seorang tetangga bernama Desi yang membuka usaha laundry di sebelah utara Bengkel Listrik Maju Jaya menghampiri tim Bali Tribune. 
 
Desi membeberkan bahwa tidak sedikit yang menghampiri tempat pembuatan warung kontainer ini sejak sebelum Hari Suci Nyepi. Ia mengatakan, dalam sehari lebih dari 2 orang yang mencari Tomi. "Banyak, tidak hanya 2 orang yang datang dalam sehari mencari keberadaan Tomi. Dari sebelum Hari Suci Nyepi sejumlah orang datang ke bengkel ini katanya sudah membayar uang muka selama 3 bulan lalu. Tapi kontainernya belum dikirim dan orangnya tidak bisa dihubungi," katanya. 
 
Ia mengaku pernah bertemu Tomi hanya sekali. Desi tidak mengira jika yang bersangkutan akan melakukan tindakan penipuan ditengah masa ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19. "Saya tidak kenal si Tomi ini. Memang saya lihat sudah lama di sini sudah berbulan-bulan tapi Tomi tidak tinggal di sini (Bengkel Listrik Maju Jaya), ia cuma ngerjain orderan saja di sini. Tapi orangnya cuma sekali saja ke sini laundry pakaiannya. Kalau pemilik Bengkel Listrik Maju Jaya ini saya kenal orangnya sudah setahun di sini, namanya Mas Yohan. Malahan Mas Yohan masih tetap tinggal di sini. Dia pun kaget, jika Tomi menipu pemesan warung kontainer," beber Desi.
wartawan
Redaksi
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.