Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemelaspasan Pura Parerepan Linggar Jati, Ngayah, Ibu-ibu PKK Menari Rejang Renteng

ritual
REJANG RENTENG- Para ibu, anggota TP PKK Kabupaten Gianyar ngaturang ayah dengan menarikan Tari Rejang Renteng saat prosesi ritual pemelas,pecaruan lan mendem pedagingan di Pura Parerepan Linggar Jati, Banjar Budaireng, Desa Batuyang, Minggu (3/12) kemarin.

BALI TRIBUNE - Serangkaian telah rampungnya pembangunan, Pengempon Pura Parerepan Linggar Jati Banjar Budaireng Desa Batuyang Gianyar, Minggu (3/12) kemarin melaksanakan ritual pemelaspas, pecaruan dan mendem pedagingan. Ritual itu dilaksanakan serangkaian dengan telah rampungnya perbaikan sejumlah bangunan di Pura tersebut.

Panitia piodalan Made Sukarta menjelaskan, Pura Parerepan Linggar Jati merupakan pura yang pernah diperbaiki tahun 1981 silam. Mengingat perkembangan jaman maka Pura ini kembali direnovasi kembali pada tahun 2018 ini.
Perbaikan Pura Parerepan Linggar Jati menelan biaya 700 juta rupiah yang bersumberkan dana hibah Provinsi Bali, bantuan dari dana desa serta swadaya masyarakat. Sementara biaya piodalan dibantu Pemerintah Kabupaten Gianyar.
Dijelaskan Sukarta, Pura Linggar Jati ini  merupakan pura tempat masyarakat pada jaman dahulu untuk meminta Taksu atau Kewibawaan karena pada jaman dahulu warga banjar Budaireng memiliki suatu kesenian tradisional berupa Arja yang terkenal di seluruh Bali.
Sukarta juga menambahkan bahwa tujuan dari upacara pemlaspasan ini untuk membersihkan dan menyucikan benda ataupun bangunan baru secara niskala sebelum digunakan ataupun ditempati.
Sukarta berharap serangkaian dengan dilaksanakannya upacara ini agar senantiasa warga Banjar Budaireng selalu ingat mempertahankan budaya dan srada bakti kepada Ida Shang Hyang Widhi Wasa ditengah gempuran budaya asing dalam masyarakat.
Ritual pemelaspas, pecaruan dan mepedagingan ini dipuput oleh, Ida Pedanda Istri Gria Tapak Gangsulir. Hadir serangkaian prosesi dimaksud, anggota DPRD Provinsi Bali Kadek Diana beserta Ketua Penggerak PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra dan undangan lainnya.
Sementara Ny. Surya Adnyani Mahayastra usai prosesi menerangkan, selain untuk ngaturang ayah, kehadirannya ke Pura itu ditujukan pula untuk mensosialisasikan Tari Rejang Renteng agar lebih dikenal oleh masyarakat Gianyar.
“Kita menghadiri undangan sebagai ketua PKK Gianyar untuk ngayah nari Rejang Renteng, disamping itu kita juga sedang mensosialisasikan yang namanya rejang renteng agar nanti kedepannya di masing-masing desa atau banjar dibentuk Rejang Renteng, “ terangnya.
Menurut Dia, langkah ini juga disebuatkan sebagai kepedulian Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam melestarikan Adat dan Budaya. Karena itu, pihaknya  selalu siap ngayah jika ada undangan kepada  PKK Kabupaten Gianyar untuk ngayah Rejang Renteng.
Pura yang terletak di Banjar Budaireng Desa Batuyang kangin ini disungsung oleh 99 warga banjar Budaireng.

wartawan
Redaksi
Category

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Rumah dan Tiga Motor di Dalung Ludes Terbakar ​

balitribune.co.id I Mangupura - Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan GTT Dalung, Jalan Cendana VII, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun selain bangunan, tiga unit sepeda motor turut menjadi arang dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 20

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.