Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Badung Imbau Upacara Melasti Digelar di Beji Desa Setempat, Desa Adat Tuban Tiadakan Pawai Ogoh-ogoh

Bali Tribune/ DITIADAKAN – Desa Adat Tuban meniadakan pawai ogoh-ogoh untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung secara resmi mengeluarkan surat edaran (SE) yang intinya berisi imbauan dalam rangkaian hari raya Nyepi tahun Caka 1942, yang mencakup pemelastian, tawur kesanga dan parade ogoh-ogoh.
 
Surat edaran ini ditujukan kepada Camat, Perbekel dan Lurah, serta Bendesa Adat se-Kabupaten Badung. Ada tiga poin dalam Surat Edaran No 454/1792/Dishub/Sekret, tertanggal 16 Maret 2020, yang ditandatangani Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa. 
 
Poin pertama, rangkaian upacara melasti, tawur agung kesanga dan pengerupukan (ogoh-ogoh) dilaksanakan dengan tertib, dan diupayakan untuk dilaksanakan dengan terbatas di lingkungan setempat.  
 
Poin kedua, upacara melasti agar dilaksanakan di lingkungan setempat (beji/segara) dan diharapkan kepada perbekel/Bendesa Adat agar memandu kelancaran dan ketertiban pelaksanaannya. 
Poin ketiga, pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh agar dilaksanakan di lingkungan Desa Adat/Banjar Adat saja. Perbekel dan Bendesa Adat/Kelihan Banjar Adat dan Dinas dimohon memantau kesehatan sekaa teruna pengusung ogoh-ogoh, serta peserta garapan tari/tabuh.
 
Pengerupukan diharapkan sudah selesai pukul 23.00 Wita. Seusai pengerupukan, para Bendesa Adat dan prajuru Bendesa Adat agar mengarahkan sekaa teruna dan masyarakat untuk ke rumah masing-masing dan melakukan bersih-bersih diri (mencuci tangan dan membersihkan badan) untuk keeseokan harinya melaksanakan Catur Brata Penyepian dengan tertib.
 
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung I Gde Eka Sidarwitha berharap surat edaran ini dipatuhi oleh semua pihak untuk mencegah mewabahnya virus Corona di Kabupaten Badung.
 
"Surat edaran ini  sebagai tindak lanjut surat edaran Bupati Badung tentang panduan tindak lanjut pencegahaan penyebaran corona di lingkungan Pemkab Badung," kata Sudarwitha, Selasa (17/3/2020). 
 
Secara khusus untuk upacara melasti, mantan Camat Petang ini meminta agar upacara melasti dilaksanakan pada lingkungan beji (sumber air) terdekat. “Kegiatan melasti kami juga imbauan agar satu keluarga cukup diwakili oleh satu orang saja," katanya.
 
Pawai Ogoh-ogoh Ditiadakan
Di bagian lain, Desa Adat Tuban, Kuta melalui rapat terpadu memutuskan untuk memangkas sejumlah prosesi ritual jelang Nyepi Caka 1941. Desa Adat Tuban juga tidak melaksanakan tradisi mapeed melasti dan parade ogoh-ogoh untuk mencegah penyebaran Virus Corona.
 
Bendesa Adat Tuban, I Wayan Mendra, saat dikonfirmasi, Selasa (17/3) menyatakan segala ritual terkait perayaan Nyepi tetap diselenggarakan, hanya saja tidak melibatkan seluruh warga adat.
 
“Hasil rapat kami sepakat melaksanakan Nyepi dengan sederhana, jadi bukan ditiadakan semua prosesi tetap jalan tapi tidak melibatkan banyak krama,” ujarnya. 
 
Menurutnya, penyederhanaan ritual Nyepi akan diawali dari prosesi melasti hingga malam pangrupukan. Selama prosesi ini diputuskan tanpa menyertakan seluruh masyarakat adat. 
 
“Kami tidak melaksanakan mapeed juga krama yang ikut melasti nanti adalah perwakilan sekitar 100 orang yang biasanya itu mencapai puluhan ribuan orang," papar mantan anggota DPRD Badung dari Partai Demokrat ini.
 
Melasti juga tidak mengusung pratima atau sesuhunan dalam wujud barong, rangda dan tapakan lainnya. “Nanti pratima tidak lunga ke segara, jadi yang terlibat sedikit prajuru, mangku, serati dan sekaa gong tetap kita libatkan,” katanya.
 
Untuk puncak Tawur Kesanga yang biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh tidak dilaksanakan. Ogoh-ogoh akan dikumpulkan dicatus pata Desa Adat Tuban untuk dilakukan guna diupakarai prayascita. Setelah ogoh-ogoh dipelaspas dilanjutkan pralina setelah itu ogoh-ogoh kembali dibawa ke banjar masing-masing. 
 
“Jadi, telah disepakati tidak ada parade ogoh-ogoh pada Nyepi ini,” pungkas Wayan Mendra. 
wartawan
I Made Darna
Category

PAD Badung Tembus Rp4,1 Triliun hingga Juli 2026, Bupati: Hasil Pariwisata Dikembalikan untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Mangupura - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp4,1 triliun atau rata-rata sekitar Rp730 miliar per bulan, meningkat signifikan dibandingkan rata-rata penerimaan sebelumnya yang berkisar Rp350 miliar hingga Rp400 miliar per bulan.

Baca Selengkapnya icon click

Suspek Rabies, Bocah 7 Tahun Takut Terhadap Air dan Terus Keluarkan Air Liur

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus suspek rabies kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun asal Banjar Kajanan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, dilaporkan mengalami gejala khas rabies setelah sebelumnya digigit anjing pada awal Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gerak Jalan Tingkat SD Jadi Penutup Rangkaian Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Lomba Gerak Jalan Tingkat Sekolah Dasar (SD) menjadi kategori terakhir dalam rangkaian Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Lomba Burung Derkuku: Lestarikan Warisan Tradisi Leluhur

balitribune.co.id | Negara - Suara derkuku bersahutan dari gantangan di Taman Sangkur, Kelurahan Banjar Tengah, Negara, Minggu (9/8/2026). Puluhan sangkar berjajar, sementara para penghobi menunggu suara burung masing-masing mengalun. Bukan sekadar ramai oleh bunyi, setiap suara yang terdengar menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan kualitas irama dan keindahan nada.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.