Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Karangasem Genjot Program Desa Wisata Muntigunung

GEPENG
GEPENG - Puluhan Gepeng yang diamankan Sat Pol PP Pemkab Badung di wilayah Kuta dipulangkan ke Karangasem, mereka dikumpulkan di LBK Dinas Sosial Karangasem.

BALI TRIBUNE - Sampai saat ini Pemkab Karangasem melalui Dinas Sosial terus berupaya mencari formula atau solusi untuk mengentaskan kebiasaan menggepeng sejumlah masyarakat di Dusun Pedahan dan Muntigunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu. Beberapa program sudah diluncurkan pemerintah, tahun ini sedikitnya ada dua program yang dilaksanakan pemerintah di bidang kewirausahaan yakni pelatihan membuat dupa dan jejaitan.

“Selain itu Pemkab Karangasem saat ini juga tengah mematangkan program desa wisata,” sebut Kadis Sosial Karangasem Ni Ketut Puspa Kumari kepada wartawan, Kamis (11/5). Ditegaskannya, dua program pelatihan kewirausahaan membuat dupa dan mejaitan itu sejauh ini sudah berjalan cukup baik kendati masih diperlukan berbagai penyempurnaan utamanya dari sisi kwalitas, semisal untuk produksi dupa ketebalannya belum merata.

Untuk penyempurnaan kualitas dupa yang diproduksi oleh ibu-ibu mantan Penggepeng tersebut, pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 300 Jutayang dialokasikan untuk pengadaan mesin produksi. “Kami berharap nantinya dengan hadirnya mesin produksi itu bisa meningkatkan kapasitas serta kwalitas dupa yang diproduksi agar sesuai dengan standar di pasaran,” ucap mantan Staf Ahli yang dulunya pernah menjabat sebagai kadis Perindustrian dan Perdagangan tersebut serta Kadis Dukcapil Karangasem ini.

Selama ini diakuinya program pelatihan kewirausahaan untuk para mantan Penggepeng ini dibina dan didukung oleh Yayasan Bakti Laksana, dan untuk tahun ini pihaknya juga akan menggenjot program Desa Wisata Muntigunung. Ini lantaran melihat potensi yang dimiliki kawasan dilereng gunung itu yang cukup unggul, seperti panorama alam lereng Gunung Agung yang sangat bagus untuk wisata Tracking dan Climbing serta sangat cocok untuk agrowisata jambu mete. Hasil jambu mete ini sendiri disebutkannya bisa dibuat menjadi olahan dodol dan dendeng mete, tinggal bagaimana mensinergikan seluruh komponen masyarakat di wilayah tersebut. 

wartawan
redaksi
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.