Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Karangasem Siap Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama 14-15 Januari 2021

Bali Tribune / JUMPA PERS - Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta didampingi Kadis Kesehatan Karangasem dan Kadis Penddikan saat memberikan keterangan pers kepada wartawan

balitribune.co.id | Amlapura - Pemkab Karangasem dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, mengaku telah siap melaksanakan vaksinasi Covid-19 yang secara serentak akan dilaksanakan pada 13 Januari 2021 mendatang.

Kadis Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pratama yang mendampingi Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta saat memberikan keterangan Pers di Ruang Rapat Sekda, Rabu (6/1/2021) menyampaikan, dalam rangka persiapan vaksinasi Covid-19 di Karangasem, sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah duterbitkan oleh Kementrian Kesehatan, pihaknya tengah menyiapkan SDM dalam hal ini tenaga kesehatan yang nantinya akan melaksanakan vaksinasi Covid-19, termasuk menyiapkan perangkat pendukungnya seperti Cool Chainnya, serta tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 itu sendiri.

“Semua itu sudah kami persiapkan dari akhir Desember 2020 lalu, dan rencana Jumat ini kami akan melaksanakan kegiatan sosialisasi, kepada pimpinan-pimpinan terkait Juknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” tegasnya.

Dikatakannya, pekan depan sebelum Kick Off vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat pada 13 Januari 2021 mendatang, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan simulasi vaksinasi Covid-19 di Fasilita Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang ada di Kabupoaten Karangasem.

Untuk tahap pertama sesuai dengan Juknis dari pemerintah pusat, yang akan mendapatkan suntikan vaksina Covid-19 adalah para Tenaga Kesehatan (Nakes) atau tenaga medis, dimana kata dia jumlah Nakes di Karangasem totalnya berjumlah 2.299 orang. Namun setelah dilaksanakan verifikasi dari jumlah tersebut yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 sebanyak 1.967 orang Nakes.

“Mengacu dari apa yang telah ditetapkan oleh KPCPN pusat yakni Nakes ada sebanyak 2.500 orang yang masuk prioritas mendapatkan vaksinasi Covid-19, dan kita targetkan dari Januari hingga April 2021 mendatang,” sebutnya.

Selain Nakes yang masuk kelompok penerima suntikan vaksin Covid-19 tahap pertama yakni pemberi pelayanan publik seperti Sat Pol PP dan TNI/Polri. Selanjutnya untuk masyarakat umum akan mendapatkan suntikan Vaksin Covid-19 sesuai rencana pada April 2021 hingga Maret 2022 mendatang.

“Masyarakat yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 yakni kelompok umur 18-59 tahun dan dinyatakan memenuhi syarat. Seperti tidak sedang hamil atau menyusui, kemudian tidak memiliki Komorbid dan tidak pernah dinyatakan positif Covid-19,” bebernya, sembari menyebutkan yang sudah terdata sebanyak 229.000 lebih.

Pihaknya memastikan petugas yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 tersebut sudah divaksinasi terlebih dulu. Dikatakannya, untuk Nakes yang akan menjalani vaksinasi Covid-19 sudah mendapatkan SMS serta sudah diminta untuk mengisi data pada formulir digital yang diarahkan pada SMS tersebut. “Nantinya mereka akan mendapatkan SMS lagi setelah ada penetapan fasilitas pelayanan kesehatan yang akan melayani mereka,” tandasnya.

Ditegaskannya pula, kendati telah mendapatkan vaksinasi Covid-19,masyarakat tetap wajib mentaati protokol kesehatan, hanya saja nantinya yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 tidak lagi dikenakan Rapid Test atau Swab PCR saat melaksanakan perjalanan keluar daerah. “Yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 nantinya akan mendapatkan semacam surat keterangan atau aplikasi yang menyatakan jika yang bersangkutan telah di vaksinasi,” tutupnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.