Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Majene Belajar Pengelolaan PAMSIMAS ke Tabanan

tabanan
Rombongan Pemkab Majene Sulawesi Barat pose bareng dengan Pemkab Tabanan. Tampak Wabup I Komang Gede Sanjaya dan Sekda I Nyoman Wirna Ariwangsa pada kegiatan tersebut, Kamis (3/5) kemarin.

BALI TRIBUNE - Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat,red) menjadikan Kabupaten lain kagum dan ingin belajar teknik pengelolaan dimaksud. Salah satunya adalah Pemkab Majene, Sulawesi Barat, yang melakukan kunjungan studi banding ke Pemkab Tabanan, Kamis (3/5) kemarin. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, rombongan Pemkab Majene diterima oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wabup Sanjaya mengungkapkan, pemenuhan kebutuhan akan air bersih dan sanitasi merupakan sarana prasarana mutlak yang harus dipenuhi dan menjadi tanggung jawab bersama. Kabupaten Tabanan sudah mengikuti program Pamsimas sejak tahun 2014 sebagai satu-satunya Kabupaten di Bali yang mengikuti program tersebut. “Program tersebut dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik oleh seluruh komponen/jajaran Pemkab Tabanan dan masyarakat. Sejak tahun 2014-2018 Program Pamsimas di Tabanan telah diikuti sebanyak 45 desa dengan pendanaan mencapai Rp 14.715.526,050,” ungkapnya. Dikatakannya Program Pamsimas menyasar desa-desa yang belum memiliki akses air minum rendah dengan kondisi belum terlayani PDAM, terlayani PDAM sebagaian atau memiliki Pamdes yang belum optimal. Dari 45 unit spams yang udah terbangun semuanya dalam kondisi optimal dan berfungsi dengan baik. “Adapun pengelolaanya dilakukan oleh BPSPAMS di masing-masing desa dengan memberdayakan kelompok-kelompoknya. Sedangkan pengelolaan air minum melalui BUMDES tidak dilaksanakan dikarenakan kebijakan Kabupaten mengedepankan pengelolaan bumdes melalui produk unggulan masing-masing desa seperti padi, kopi, coklat, manggis, kelapa, dan hasil pertanian lainnya,” jelasnya. Wabup Sanjaya tak lupa mengucapkan selamat datang kepada Pemkab Majene. Diharapkan studi banding ini dapat menjadi ajang tukar ilmu dan berbagi pengalaman. Sementara itu, Bupati Majene Dr. H. Fahmi Massiara mengungkapkan tujuan pihaknya melakukan studi banding adalah untuk mengetahui pelaksanaan program Pamsimas di Kabupaten Tabanan dari mulai perencanaan, pelaksanaan dan sampai pengawasan serta pengelolaannya, serta peran aktif masyarakat dalam program Pamsimas, dan menambah pengetahuan tentang pengelolaan Bumdes dan Inovasi Desa. “Maksud pelaksanaan studi banding ini adalah untuk menggali ilmu, pengetahuan, pengalaman khusus tentang kelebihan yang dimiliki Kabupaten Tabanan dalam mengelola program Pamsimas secara umum dan pengelolaan sarana dan prasarana oleh BPSPAMS serta pengelolaan Bumdes dan inovasi desa. Kami juga ingin belajar mengenai eksistensi kaum perempuan dalam mensukseskan Pamsimas dan Bumdes.” ungkapnya. Pihaknya menjelaskan studi banding ini diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari Unsur pengelola program pamsimas tingkat kabupaten, para kepala desa/lurah pasca program, fasilitator Pamsimas dan anggota BPSPAMS Desa Pasca Pamsimas. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas penerimaan Pemkab Tabanan yang sangat baik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabanan yang telah menerima kami dengan sangat baik. Semoga kunjungan ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak,” imbuhnya. Dalam acara tersebut juga dilakukan penukaran cindera mata dari kedua belah pihak serta diskusi dan tanya jawab. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Antisipasi Aksi Anarkis, Pengamanan Pintu Masuk Bali dan Kantor DPRD Diperketat

balitribune.co.id | Negara - Serangkaian aksi anarkis di berbagai wilayah, termasuk di Denpasar, telah memicu situasi yang tidak kondusif. Kondisi ini menjadi perhatian serius aparat keamanan di Jembrana. Pengamanan di pintu masuk Bali, yakni Pelabuhan Gilimanuk, serta di Kantor DPRD Kabupaten Jembrana kini diintensifkan

Baca Selengkapnya icon click

Temui Dewan, Nakes Pengabdi Berharap Bisa P3K Paruh Waktu

balitribune.co.id | Bangli - Tenaga Kesehatan (Nakes ) yang berstatus sebagai pengabdi kembali mendatangi kantor DPRD Bangli pada Senin (1/9). Maksud dan Tujuan para nakes bertemu dengan anggota DPRD Bangli  tiada lain untuk menyampaikan aspirasi agar mereka bisa diperjuangkan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Gandeng Tokoh Lintas Agama Jaga Kondusifitas Daerah

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama dengan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengajak tokoh masyarakat lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Badung untuk bersama menjaga kedamaian di Kabupaten Badung, Senin (1/9) di  Kantor Bupati, Puspem Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kapolda Bali dan Pangdam IX/Udayana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar Jaga Keamanan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam upaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.I.K., M.Si., bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., memimpin langsung patroli gabungan skala besar di wilayah Bali pada Senin (1/9) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pecalang Tegaskan Tolak Aksi Anarkis di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - adiri Gelar Agung Pecalang, Gubernur Wayan Koster serukan: Pecalang Bali…Bali Aman, Bali Aman, Bali Aman, Merdekaaa…!!!gemuruh semeton Pecalang Bali yang memadati Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (1/9).

Pada Gelar Agung tersebut, Pecalang Bali tegas menyatakan “Menolak Aksi Demo Anarkis di Tanah Gumi Bali”.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Tunda Sidang Paripurna, Keamanan Jadi Pertimbangan Utama

balitribune.co.id | Denpasar - Sidang Paripurna ke-1 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 yang semestinya berlangsung Senin (1/9) ditunda. Agenda yang seharusnya digelar pukul 11.00 Wita di Ruang Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, urung dilaksanakan akibat situasi keamanan pasca kericuhan aksi massa di kawasan Renon akhir pekan lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.