Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Tabanan Bangun Ulang Patung Catur Muka, Hadirkan Ikon Kota yang Lebih Monumental

ngeruak
Bali Tribune / Acara “Ngeruak dan Pralina” Patung Catur Muka yang lama, Budha Manis Medangsia, Rabu (8/7/2026)

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) akan membangun Patung Catur Muka baru sebagai bagian dari penataan kawasan strategis Jalan Gajah Mada pada Tahun Anggaran 2026. Patung yang menjadi salah satu ikon Kota Tabanan itu akan dibangun di lokasi yang sama dengan patung lama, namun dengan dimensi yang lebih besar sehingga tampil lebih monumental.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan I Gde Made Partana mengatakan, pembangunan Patung Catur Muka baru merupakan tindak lanjut dari aspirasi Desa Adat Kota Tabanan yang menginginkan ikon kota tersebut diperbarui. Berdasarkan kajian teknis, patung baru akan memiliki tinggi sekitar 9 meter dari permukaan tanah dengan lebar dasar mencapai 6,2 meter. Meningkat dari tinggi patung lama sekitar 5,2 meter, 

"Pembangunan Patung Catur Muka yang baru ini bertujuan untuk mempercantik kawasan strategis di Kabupaten Tabanan. Kami menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam kajian teknis untuk menghadirkan sebuah simbol ikonik yang tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga memiliki nilai estetika dan filosofis yang lebih kuat," ujar Partana.

Ia menjelaskan, dengan peningkatan dimensi tersebut, total tinggi struktur Patung Catur Muka akan jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya sehingga diharapkan mampu memperkuat identitas kawasan Jalan Gajah Mada sebagai wajah pusat Kota Tabanan.

Ia menjelaskan, Patung Catur Muka yang berada di titik nol Kota Tabanan memiliki nilai sejarah, budaya, dan estetika yang sangat tinggi sebagai salah satu penanda wajah kota. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi fisik patung mengalami penurunan akibat faktor usia dan pengaruh cuaca.

"Dari hasil pengamatan, memang terlihat adanya pelapukan pada permukaan patung, muncul retakan di sejumlah bagian, bahkan beberapa ornamen sudah mulai longgar dan ada yang terlepas. Kondisi ini bukan hanya mengurangi nilai estetika dan kewibawaan ikon Kota Tabanan, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat apabila dibiarkan terus mengalami kerusakan," ujar Partana.

Karena itu, menurutnya, penggantian patung merupakan pilihan yang paling tepat dibandingkan sekadar melakukan perbaikan sebagian. Selain mempertimbangkan aspek keselamatan, pembangunan patung baru juga menjadi momentum menghadirkan karya yang lebih kuat secara konstruksi, lebih tahan terhadap cuaca, sekaligus tetap mengedepankan nilai artistik, filosofi, dan identitas budaya Tabanan.

Sebagai bagian dari tahapan sebelum dimulainya pekerjaan fisik, telah dilaksanakan prosesi ritual Meprelina Patung Catur Muka pada Rabu (8/7). Prosesi yang dilaksanakan oleh Desa Adat Kota Tabanan tersebut menjadi rangkaian sebelum pembongkaran patung lama.

Sebelumnya, Pemkab Tabanan juga menggelar sosialisasi di Gedung Graha Yadnya yang dihadiri pengurus Desa Adat Kota Tabanan dan para pemilik toko di sepanjang Jalan Gajah Mada. Sosialisasi dilakukan karena pembangunan patung merupakan bagian dari penataan kawasan Jalan Gajah Mada secara menyeluruh.

Rencana penataan tersebut mendapat dukungan dari Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan. Menurut Ida Cokorda, pembangunan kembali Patung Catur Muka bukan sekadar mengganti sebuah monumen, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga marwah dan identitas Kota Tabanan.

"Patung Catur Muka merupakan salah satu penanda Kota Tabanan. Penataannya harus mampu mencerminkan kemajuan daerah tanpa meninggalkan akar sejarah, adat, dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Tabanan," ujar Ida Cokorda.

Menurutnya, pembangunan kembali Patung Catur Muka bukan sekadar mengganti sebuah monumen, melainkan langkah menjaga marwah, keselamatan, dan identitas Kota Tabanan di tengah perkembangan kawasan perkotaan.

"Kehadiran patung baru diharapkan menjadi warisan yang dapat dibanggakan oleh generasi mendatang, sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan," tegas Anglurah Tabanan.

Sementara itu, Bendesa Adat Kota Tabanan, I Made Suwardika, mengatakan usulan pembangunan patung baru lahir dari keinginan masyarakat adat agar ikon kota memiliki tampilan yang lebih representatif.

"Kami berharap Patung Catur Muka yang baru menjadi simbol kebanggaan masyarakat Tabanan. Selain lebih megah dan indah, pembangunannya juga tetap menghormati nilai-nilai adat, budaya, dan filosofi yang melekat pada keberadaan patung tersebut," kata I Made Suwardika.

Ia menambahkan, pembangunan ikon daerah tersebut diharapkan tetap mengacu pada regulasi tata ruang sehingga menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, estetik, dan nyaman bagi masyarakat. 

wartawan
KSM
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Kejutan Spesial dan Promo “Diskon Senyum” Harpelnas di Seluruh Jaringan AHASS

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Astra Motor Bali bersama seluruh jaringan resmi sepeda motor Honda di wilayah Bali menggelar serangkaian aktivitas apresiasi khusus bagi para konsumen setia. Mengusung tema nasional “Satu Hati, Menemani Setiap Langkah”, kegiatan memanjakan konsumen ini berlangsung sepanjang bulan September 2026 dengan melibatkan ribuan pelanggan di berbagai daerah di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.