Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Tabanan Ingin Momen HUT Kota Singasana ke-532 Penggerak Ekonomi dan Kreativitas

HUT Kota
Bali Tribune / Ketua Panitia Perayaan HUT Kota Singasana Ke-532, I Gusti Made Darma Ariantha, dan Sekda Tabanan, I Gede Susila

balitribune.co.id | Tabanan –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui panitia yang dibentuknya berharap perayaan HUT Kota Singasana ke-532 bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan kreativitas seperti berbagai event lainnya.

Untuk itu, perayaan HUT Kota Singasana Ke-532 yang berlangsung selama sebulan mengangkat gagasan Tabanan sebagai Titik Kumpul yang memberi manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM dan IKM serta ruang ekspresi bagi kelompok masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas.

Ini ditegaskan Sekretaris Daerah atau Sekda Tabanan, I Gede Susila, pada Kamis (9/10). Ini juga yang menjadi pertimbangan perayaan HUT Kota Singasana Ke-532 dilaksanakan selama sebulan. “(Perayaan HUT Kota) ini kami manfaatkan, dalam kurun waktu sebulan. Selain menggerakkan ekonomi, momen ini juga mau kami manfaatkan sebagai wadah pertunjukan seni dan budaya serta aktivitas berbagai komunitas yang belakangan ini ramai muncul,” kata Susila.

Dengan demikian, sambung Susila, perayaan HUT Kota Singasana di tahun ini tidak terkesan hanya menjadi kegiatan seremonial. Pihaknya berharap, momen perayaan HUT Kota Singasana Ke-532 bisa memberi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi.

Baik masyarakat yang bekerja sebagai pelaku UMKM dan IKM, kelompok masyarakat yang tergabung dalam komunitas hobi, hingga seniman dengan tujuan pelestarian seni dan budaya.

Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan HUT Kota Singasana Ke-532, I Gusti Made Darma Ariantha, menjelaskan bahwa di awal tahun ini pihaknya membuat riset dengan objek dampak pelaksanaan perayaan HUT Kota Singasana di 2024 lalu.

“Dari catatan kami, dampak terbesarnya ada pada peregerakan di sektor ekonomi. Tahun lalu, perayaan yang ke-531 dilaksanakan selama tiga hari, untuk UMKM-nya saja perputaran uangnya hampir Rp 700 juta dengan kondisi hari terakhir hujan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, nilai perputaran uang itu baru terbatas pada sektor UMKM saja, belum termasuk IKM, pasar malam, hingga pasar senggol yang lokasinya berdekatan dengan pusat pelaksanaan perayaan HUT di sekitar Gedung Kesenian I Ketut Maria.

“Berbasis riset, kebetulan kami ada kerja sama dengan salah satu universitas di Bali, kami ingin mengetahui apa yang menjadi kebutuhan anak-anak muda di Tabanan. Kesimpulannya, mereka memerlukan ruang ekspresi,” imbuh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Tabanan ini.

Dari situ, sambungnya, muncul ide untuk menjadikan Tabanan sebagai Titik Kumpul masyarakat dengan harapan bisa memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM dan IKM.

Di saat yang sama, kepentingan untuk mengakomodasi kelompok masyarakat yang tergabung dalam komunitas hobi maupun seniman bisa terakomodasi melalui sebuah event. “(Sehingga) menarik bagi komunitas-komunitas luar yang ada di Bali untuk datang ke Tabanan dan nantinya memberikan dampak bagi perekonomian daerah. Itu konsep besarnya,” tegas Darma.

Dengan pertimbangan itu, sambungnya, perayaan HUT Kota Singasana Ke-532 di tahun ini digelar selama sebulan untuk memberikan ruang dan waktu yang panjang bagi pelaku UMKM dan IKM menjajakan produknya.

Demikian halnya untuk ruang berkesenian dan tampilnya para penghobi yang tergabung dalam berbagai komunitas mulai dari penghobi motor atau otomotif, burung, bonsai, dan berbagai komunitas lainnya.

“Sebetulnya ini (rundown) belum fix benar. Kemungkinan aka nada komunitas yang ingin berpartisipasi. Misalnya terakhir, dari Komunitas Tionghoa. Kami tanya, apa bayar? Mereka bilang gratis. Mereka hanya perlu ruang untuk tampil,” bebernya.

Karena itu, menurut Darma, tidak menutup kemungkinan rundown yang telah ada sementara ini akan mengalami penambahan bila ada komunitas lainnya yang hendak berpartisipasi.

Ia menambahkan, tempat pelaksanaan HUT Kota Singasana Ke-532 juga akan disebar ke beberapa wilayah. Misalnya di Kecamatan Kerambitan dengan mengambil tempat Pantai Pasut sebagai tempat lomba balap.

Pihaknya mengakomodir lomba tersebut untuk menghentikan tren balapan liar yang selama ini sering terjadi di Pantai Pasut. Dengan kemasan lomba dan menggandeng asosiasi yang membidangi otomoatif, balapan tersebut bisa digelar secara resmi dan tertib. “Ada juga skatepark di Lapangan Kediri yang nanti akan kami kemas dalam bentuk turnamen se-Bali,” imbuhnya.

Paritisipasi dari kalangan pelaku UMKM, IKM, dan berbagai komunitas, tersebut diharapkan bisa memperbesar dampak ekonomi dan kreativitas yang ingin dicapai melalui ide Tabanan sebagai Titik Kumpul.

Sementara ini, sambungnya, setidaknya ada 60 UMKM dan 20 IKM yang akan dilibatkan dalam perayaan HUT Kota Singasana Ke-532. “Tidak menutup kemungkinan akan lebih dari itu. Karena ini belum terhitung pasar senggol dan pasar malamnya,” pungkasnya.

wartawan
JIN
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.