Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkot Denpasar Minta RSUD Wangaya Tingkatkan Pelayanan

Bali Tribune / hut - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-103 RSUD Wangaya Kota Denpasar di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Sabtu (6/1) pekan lalu. 

balitribune.co.id | DenpasarRumah sakit tertua di Bali, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Kota Denpasar memperingati Puncak HUT ke-103 yang dipusatkan di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Sabtu (6/1) pekan lalu. 

Acara HUT yang mengusung tema Pembaharuan Skrining dan Preventif Penyakit pada Anak dan Remaja menuju Generasi Sehat ini dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekda Kota Ida Bagus Alit Wiradana. 

Wali Kota Jaya Negara dalam sambutanya mengatakan, Pemkot Denpasar dalam visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan. Hal ini merupakan upaya berkelanjutan dalam mewujudkan Denpasar sebagai kota sehat dengan generasi sehat didalamnya. 

Jaya Negara mengapresiasi komitmen RSUD Wangaya untuk terus meningkatkan sarana prasarana, infrastruktur dan pengembangan SDM guna secara berkelanjutan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan nilai surve kepuasan masyarakat yang mencapai 87,92 dengan kategori baik di tahun 2023. 

Jaya Negara juga berharap agar RSUD Wangaya terus bertransformasi mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dari sisi pelayanan, Jaya Negara berharap agar RSUD Wangaya terus mengoptimalisasi pengembangan cakupan pelayanan prioritas, seperti halnya Layanan Kanker, Jantung, Stroke dan Urenofrologi (KJSU), serta terus berinovasi meningkatkan pelayanan berbasis digitalisasi. 

 “Saya berharap  agar di usia ke-103 ini RSUD Wangaya terus tumbuh dengan inovasi, peningkatan pelayanan dan infrastruktur serta profesionalitas SDM. Sehingga kedepan RSUD Wangaya menjadi pilihan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Denpasar,” kata Jaya Negara. 

"Selamat Ulang Tahun ke-103 RSUD Wangaya Kota Denpasar, dengan harapan semoga mampu menjadi rumah sakit pilihan utama yang memiliki kualitas unggul dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya

Sementara itu Direktur Utama RSUD Wangaya dr. AA Made Widiasa, Sp.A, MARS dalam laporannya menjelaskan, peringatan HUT ke-103 RSUD Wangaya merupakan momentum untuk meningkatkan keakraban serta mempererat tali persaudaraan. Hal ini juga menjadi wujud syukur, dimana RSUD Wangaya telah mampu memberikan pelayanan kesehatan selama 103 tahun. 

Pada usianya yang ke-103 ini RSUD Wangaya terus berinovasi. Beberapa diantaranya yakni Inovasi Teman Siputri untuk pelayanan Geriatri, selain itu juga telah dibuka layanan Onkologi, Poliklinik Sore serta penataan infrastruktur berkelanjutan. Selain itu, kedepan juga telah dirancang pembangunan 6 gedung utama RSUD Wangaya dengan skema Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) yang masih berproses. Hal ini tentu muaranya adalah peningkatan infrastruktur guna mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan. 

Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Mantan Direktur RSUD Wangaya, Staf, Pegawai, Nakes, Dokter di Lingkungan RSUD Wangaya, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, serta undangan lainya.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan penghargaan bagi pegawai berprestasi.

wartawan
HEN
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.