Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemprov Alokasikan Rp45 Miliar

jembatan kuning
TINJAU LOKASI – Wagub Ketut Sudikerta meninjau Jembatan Kuning yang ambruk Minggu malam lalu. Wagub menyebut telah mengalokasikan DAK senilai Rp45 miliar untuk pembangunan kembali jembatan ini.

Denpasar, Bali Tribune

Jembatan yang menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan di Kabupaten Klungkung, tiba-tiba ambruk, Minggu (16/10). Delapan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka, dalam peristiwa yang terjadi saat banyak orang melintasi jembatan yang juga dikenal dengan sebutan Jembatan Kuning itu.

Peristiwa ini mengundang keprihatinan dari seluruh masyarakat Bali. "Bali sedang berduka, dan kita sangat prihatin dengan peristiwa ini," tutur anggota DPRD Provinsi Bali asal Nusa Penida, Ngakan Made Samudera, di Gedung Dewan, Senin (17/10).

Menurut dia, peristiwa ini seharusnya tidak perlu terjadi apabila pemerintah sejak awal memperbaiki jembatan sepanjang 100 meter tersebut. "Jembatan itu memang sudah tidak layak. Pernah dulu dapat dana untuk perbaikan Rp200 juta. Apa sih artinya itu? Paling-paling hanya untuk pengecetan," tandas Ngakan Samudera.

Ia menjelaskan, dulu sebelum jembatan itu ada, mobilitas masyarakat dari Nusa Lembongan menuju Nusa Ceningan maupun sebaliknya, hanya mengandalkan air surut. "Itu kan lautnya dangkal. Jadi pas air surut, masyarakat bisa lewat," beber anggota Fraksi Partai Demokrat ini.

Sebagai solusinya, pemerintah akhirnya membangun jembatan yang konstruksinya hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Tujuannya, untuk memudahkan mobilitas warga saat persembahyangan. Jembatan tersebut pun bertahan sampai akhirnya ambruk dan menelan korban jiwa.

Mencermati hal ini, Ngakan Samudera mengusulkan agar pemerintah segera membangung jembatan permanen menghubungkan dua pulau kecil di selatan Bali itu. Jembatan dimaksud pun didorong agar didesain untuk bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

DAK Rp45 M

Ambruknya Jembatan Kuning, membuat Pemprov Bali prihatin. Meski jembatan tersebut menjadi tanggung jawab Pemkab Klungkung, namun Pemprov Bali tetap mengalokasikan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk peremajaan jembatan yang sudah tidak layak tersebut.

Pengalokasian DAK ini sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, saat ditemui usai menghadiri rapat di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (17/10). Menurut mantan Wakil Bupati Badung itu, sesungguhnya pada tahun anggaran 2015 lalu sempat dialokasikan dana Rp15 miliar untuk perbaikan jembatan itu.

"Memang jembatan itu tanggungjawab kabupaten (Klungkung). Tapi tahun 2015 sesungguhnya ada alokasi dana Rp15 miliar. Tetapi ketika itu tidak berani dikerjakan, karena waktu yang mepet," papar Sudikerta, yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bali.

Pihaknya kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan penghubung dua pulau di selatan Bali itu sebesar Rp45 miliar. "Sekarang kita masukkan dalam DAK Rp45 miliar untuk pembangunan. Kalau masih kurang, tahun depan kita anggarkan lagi," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sudikerta juga menyatakan belasungkawa yang mendalam atas ambruknya jembatan ini. Ia bahkan berjanji, untuk meninjau langsung kondisi jembatan tersebut, sekaligus menemui masyarakat yang menjadi korban.

Untuk korban luka-luka, Sudikerta mengatakan, pihaknya sudah mengirim tim ke lokasi jembatan ambruk. "Tim sudah kita kirim. Dari Dinas PU juga sudah ke sana, dan saya sendiri ke sana. Yang bisa segera ditangani, kita tangani. Yang belum, kita akan sikapi," urainya sembari menambahkan santunan untuk para korban akan segera diproses.

Sementara saat meninjau lokasi jembatan ambruk, Sudikerta menyampaikan bahwa Pemprov, Pemkab dan pihak desa telah berupaya memberikan peringatan kepada warga dengan memasang papan peringatan agar tidak lagi memanfaatkan jembatan tersebut karena melihat kondisinya yang sudah rapuh sehingga tidak layak dilewati beban yang berat.

“Kita sudah melihat kondisi sesungguhnya, jembatan sudah sangat keropos, walaupun sudah diberikan peringatan-peringatan oleh pihak desa, Kabupaten Klungkung dan Pemprov, tapi tetap masih digunakan mengingat jembatan ini sebagai akses penghubung satu-satunya antara kedua desa, dan saat kejadian sedang berlangsung kegiatan keagamaan, yang mungkin melebihi beban yang bisa ditampung sehingga berakibat fatal,” jelas Sudikerta.

Untuk penanganan sementara, akan dilakukan shuttle laut memanfaatkan perahu milik penduduk setempat dan dengan bantuan dana operasional dari pemerintah. Hal ini didasari karena sifat perairan laut tersebut yang memiliki arus kuat, sehingga jembatan sementara pun tidak efektif yang ditakutkan terjadi lagi musibah  yang sama.

“Prinsipnya kami mendukung akses transportasi yang harus tetap berjalan untuk mengakomodir kepentingan masyarakat, terutama untuk transportasi anak-anak sekolah, itu yang harus kita utamakan,”  pungkas Sudikerta.

wartawan
San Edison
Category

Ratusan Layang-layang dari 23 Negara Mengudara di Sanur

balitribune.co.id I Denpasar - Festival layang-layang bertaraf internasional turut memeriahkan "Rare Angon Festival" yang diadakan di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar. Acara tahunan ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis (23/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026) mendatang, dengan menghadirkan kolaborasi antara pelayang mancanegara dan pelayang tradisional Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Ukir Prestasi Internasional dan Aksi Sosial, Advokat Yuli Utomo Dinobatkan sebagai Mahasiswa Teladan Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Denpasar - Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar), Advokat Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med., resmi menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Unwar. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya yang luar biasa, baik di kancah internasional maupun dalam aksi sosial kemasyarakatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan JAMDATUN dalam Meningkatkan Kepatuhan Pemberi Kerja

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah terus memperkuat langkah untuk memastikan setiap pekerja Indonesia memperoleh haknya atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim Polri

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya penegakan hukum dalam penanganan kasus PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI). Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyerahkan hasil pemeriksaan khusus kepada Bareskrim Polri, termasuk temuan sejumlah aset yang diduga diperoleh dari penggunaan dana milik para lender.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Tegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak

balitribune.co.id | Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan penjelasan terkait pemberitaan yang berkembang di media massa maupun media sosial mengenai keterlibatan Babinsa (TNI AD) dan Bhabinkamtibmas (Polri) dalam pelaksanaan tugas DJP. Melalui siaran pers yang diterbitkan pada Selasa (21/7/2026), DJP menegaskan bahwa kedua unsur tersebut bukan petugas pajak dan tidak memiliki kewenangan dalam pelaksanaan tugas perpajakan.

Baca Selengkapnya icon click

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Karangasem Ajak Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

balitribune.co.id | Amlapura - Bunda PAUD Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Ceria, dan Berkarakter melalui Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" di GOR Gunung Agung Amlapura, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.