Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemudik dari Lombok Diperiksa Anjing Pelacak

Bali Tribune/ PERIKSA – Petugas kepolisian menggunakan anjing pelacak memeriksa barang bawaan pemudik.
balitribune.co.id | Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Minggu (9/6) terpantau relative normal, kendati Senin (10/6) hari ini pegawai swasta maupun pemerintah (ASN) sudah mulai masuk kerja. Mengantisipasi tindak kejahatan seperti narkoba dan bahan peledak, puluhan polisi memeriksa ketat seluruh kendaraan, penumpang dan barang bawaan mengunakan metal detector dan anjing pelacak.  
 
Dari pantauan Bali Tribune di pelabuhan ujung timur Bali ini, dari pagi hingga sore Minggu (9/6) arus kedatangan baik kendaraan maupun pemudik dari Lombok, Sumbawa Bima dan Dompu, NTB di dua dermaga di Padang Bai belum mengalami peningkatan secara signifikan.
 
“Masih sepi, kemungkinan nanti malam (Minggu malam kemarin, red) baru akan ramai,” ungkap Manager PT ASDP Padang Bai, Windra Soelistyawan. 
 
Menurutnya ini biasa terjadi pada setiap perayaan Idul Fitri, dimana sebagian besar pemudik masih memilih untuk merayakan tradisi Syawalan atau Lebaran Ketupat di kampung halaman mereka. Mereka baru balik dari kampung halaman setelah Syawalan atau H+7 Lebaran.
 
Sementara itu berdasarkan data yang dikeluarkan oleh PT ASDP Padang Bai, arus balik pada H+3 dan H+4 memang belum mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan  data arus mudik. Untuk arus balik kali ini jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 16 kapal dengan 16 trip, dimana pada H+3 jumlah kendaraan roda dua diperkirakan mencapai 1.200 unit, roda empat mencapai 280 unit, dan jumlah pemudik yang tiba di Pelabuhan Padang Bai mencapai 4.500 orang.
 
Pada H+4 jumlah pemudik balik yang tiba di Pelabuhan Padang Bai diperkirakan sebanyak 6.500 orang, roda dua sebanyak 1.800 unit dan roda empat sebanyak 300 unit. 
 
Sementara itu untuk menghadapi arus balik Lebaran, pengamanan di pintu masuk Bali diperketat, dimana ada puluhan personel polisi disiagakan untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan kendaraan barang dan orang. Begitu penumpang serta kendaraan turun dari kapal langsung dihentikan oleh petugas ketika melewati pos pemeriksaan.
 
Dengan metal detektor dan bantuan satu ekor anjing pelacak dari K-9 Polda Bali, satu persatu kendaraan, orang dan barang diperiksa dan digeledah petugas. Saking ketatnya penjagaan, tidak satupun kendaraan ataupun penumpang yang lolos begitu saja tanpa pemeriksaan petugas kepolisian. 
 
wartawan
Redaksi
Category

Antisipasi Premanisme, Personel Polres Badung Sisir Kawasan Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung melalui Sat Samapta Unit Turjawali melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar wilayah hukum Mengwi, khususnya jalur rawan dan objek wisata, guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), premanisme, serta kejahatan jalanan.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.