Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemulung dan Nelayan Diminta Waspada Corona

Bali Tribune/ TPA – Di tengah diberlakukannya social distancing, nelayan dan pemilah sampah di TPA Peh tetap bergelut dengan tumpukan sampah.
Balitribune.co.id | Negara - Di tengah diberlakukannya social distancing, aktivitas di TPA Peh, tetap bergeliat. Puluhan ton sampah setiap hari dikirim ke TPA di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara ini. Para pemulung yang tetap beraktivitas di TPA Peh juga mengaku khawatir terhadap penyebaran virus corona. Kekhawatiran yang sama juga dirasakan masyarakat pesisir Jembrana.
 
TPA Peh menjadi satu-satunya tempat pembuangan akhir yang aktif menampung sampah dan limbah dari seluruh wilayah di Jembrana.  Peranan pemulung dan pemilah sampah sangat penting dalam meminimalisasi menggunungnya sampah di areal TPA.
 
Bahkan, di tengah merebaknya penyebaran virus corona, para pemulung dan pemilah sampah yang merupakan besar warga lokal yang juga sebagian besar kaum lansia memilah sampah yang baru diturunkan dari truk pengangkut sampah.
 
"Kami harus terus bekerja. Tidak bisa tinggal di rumah. Karena hidup kami disini," kata Ketut Sapet salah seorang pemilah sampah, Jumat (20/3).
 
Pemulung dan pemilah sampah yang hingga kini tetap mengais rejeki dengan bergelut di atas tumpukan sampah yang kotor dan berbau tersebut mengaku hanya bisa waspada dan berhati-hati. Ketut Sepet dan belasan pemulung dan pemilah sampah lainnya mengaku setelah merebaknya virus corona hanya lebih rajin mencuci tangan usai bekerja.
 
Ketua Koordinator Pengelola TPA Sampah Peh, Ketut Suardika didampingi wakilnya Nengah Sukadana mengakui sejumlah kendala untuk melindungi kesehatan para pemilah dan pemulung. Namun  pihaknya sudah memberikan edukasi agar mereka tetap menjaga jarak dan waspada/hati-hati serta rajin mencuci tangan. "Memang kendala kami di sini penyediaan masker, sarung tangan dan hand sanitizer. Tapi masing-masing pemilah sampah sudah punya cara sendiri tuk menjaga diri,” ungkapnya.
 
Pihaknya berharap ada bantuan spraying di areal pemilah sampah sehingga memberi rasa aman kepada para pekerja yang menggantungkan hidup dari sampah di TPA. Pihaknya juga sudah menekankan kepada para pemilah sampah agar hati-hati apabila ada limbah medis atau rumah sakit.
 
"Di sini belum ada limbah B3 yang ditemukan. Namun terkadang ada kulit-kulit obat yang masih tercampur dengan sampah rumah tangga. Jadi kami sudah minta kepada pemilah sampah untuk tidak diambil," tandasnya.
 
Begitupula dengan para masyarakat nelayan di pesisir Jembrana. Salah satunya di Tempat Pelelangan Ikan dan dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan yang selalu padat dengan kerumuman nelayan dan masyarakat. Mereka tetap beraktivitas di tengah diberlakukannya social distancing.
 
Jajaran Satpol Air Polres Jembrana kini intensif turun ke wilayah pesisir khususnya di kampung nelayan seperti Pengambengan, Air Kuning dan wilayah lainnya untuk memberikan edukasi.
 
Kasat Pol Air Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo, mengatakan  pihaknya tetap memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah pesisir. Apalagi di TPI selalu ramai dengan aktivitas nelayan dan masyarakat. Pihaknya mengedukasi agar lebih berhati-hati dan lebih waspada mengantisipasi corona. 
 
"Kami imbau jangan berdesakan, jaga jarak, tidak berjabatan tangan dan besentuhan secara langsung dengan warga lainnya serta mengutamakan kebersihan lingkungan," jelasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tukar Guling Mangrove PT BTID "Abu-abu", DPRD Bali Temukan Kejanggalan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali mencuat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengaku menemukan kejanggalan serius terkait klaim ketersediaan lahan pengganti oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola kawasan Kura-Kura Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Inisiatif 'Jaga Cita' Telkomsel Gelar TDEC 2026 di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEC) yang berada di bawah inisiatif Telkomsel Jaga Cita, resmi menggelar kegiatan bertema “Digital Leadership & Innovation for the Future” di Aula SMAN 1 Tabanan, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan komunitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pemb

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Genjot "Length of Stay", Kawasan Wisata Poles Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Mangupura - Konflik geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah mendorong pengelola kawasan pariwisata di Indonesia untuk semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata di Pulau Dewata khususnya di kawasan pariwisata internasional Nusa Dua di Kabupaten Badung dan kawasan pariwisata lainnya di Tanah Air.

Baca Selengkapnya icon click

Kartini Muda di Jalur Organik

balitribune.co.id | Tabanan - Ni Putu Meilanie Ary Sandi yang saat ini usia 22 tahun dan telah lulus perguruan tinggi (Sarjana) merupakan salah seorang petani muda di Kabupaten Tabanan. Kendati sempat merasa minder karena menjadi petani diantara teman-temannya yang sebagian besar memilih bekerja di sektor pariwisata, namun tidak pernah berkeinginan untuk berhenti bertani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Hendak Kabur ke Jepang, Owner Arisan Twin TJ Dicegat Massa di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Para penumpang pesawat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai mendadak ramai. Seorang penumpang wanita bersama suaminya dicegat oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai korban penipuan arisan. Sebab wanita yang dicegat itu disebut sebagai owner Arisan Twin TJ yang diduga kuat hendak kabur ke Jepang. 

Baca Selengkapnya icon click

Operasional IPLT TPA Mandung Tidak Optimal, Layanan untuk Swasta Disetop Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, saat ini sedang berjalan tidak optimal. Kondisi ini terjadi akibat sebagian besar kolam tertimbun longsoran sampah dalam beberapa tahun terakhir. 

Kondisi fasilitas yang tidak lagi memadai ini memaksa pengelola menghentikan sementara layanan bagi pihak swasta sejak tiga bulan terakhir. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.