Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penambangan Pasir Laut Perparah Abrasi Pantai, Giri Prasta: Penambangan Pasir Harusnya untuk Normalisasi dan Pelestarian Lingkungan

I Nyoman Giri Prasta

BALI TRIBUNE - Berdasarkan Kajian Balai Sungai Bali Penida, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kondisi pesisir pantai mulai dari Kuta, Canggu di Kuta Utara hingga Pantai Seseh di Kecamatan Mengwi sudah mengalami abrasi yang cukup parah. Hal ini berdampak pada berkurangnya daratan di sepanjang pesisir pantai. Demikian disampaikan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menyikapi munculnya rencana penambangan pasir laut di wilayah Canggu ke utara yang muncul dalam penyusunan dokumen Rancangan Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Bali.Lebih lanjut, Giri Prasta mengatakan, hal yang perlu dilakukan saat ini adalah melakukan normalisasi kondisi pantai dengan melakukan penambahan pasir di sepanjang pantai yang mengalami abrasi. “Hasil kajian Balai Sungai, kondisi pantai kita dari Kuta, Canggu, hingga Seseh daratannya sudah mulai berkurang akibat terjadinya abrasi. Itulah yang seharusnya menjadi prioritas dalam pembenahan dengan melakukan normalisasi,” tegas Giri Prasta, Senin (14/1) di Puspem Badung. Rencana penambangan pasir laut dengan jarak 4 mil dari bibir pantai, menurut Bupati Giri Prasta tentu akan memperparah terjadinya abrasi. “Jika dilakukan penambangan pasir laut untuk kepentingan pembangunan, selain untuk menormalisasi pesisir pantai tentu akan memperparah terjadinya abrasi,” katanya.Seharusnya penambangan pasir laut digunakan untuk normalisasi wilayah tersebut, demi pelestarian lingkungan setempat. “Singkatnya pasir laut yang ditambang digunakan untuk menormalisasi bibir pantai setempat, bukan dipindahkan ketempat lain,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, IB Surya Suamba, secara terpisah mengungkapkan, Pemkab Badung pada tahun 2000 telah melakukan pendataan pesisir pantai dengan foto udara. Jika dibandingkan dengan kondisi sekarang atau setelah 18 tahun kemudian, terjadi pengurangan daratan di pesisir hingga 100 meter. “Dari perbandingan foto udara yang kita lakukan tahun 2000, dengan kondisi sekarang daratan kita berkurang hingga 100 meter,” ungkapnya. Upaya penanganan abrasi di wilayah Kuta, Legian dan Seminyak tahun 2006 sempat dilakukan dengan pendanaan dari loan negara Jepang serta bersumber dari APBN melalui Balai Sungai Bali Penida. Penanganan abrasi ini dengan melakukan pengisian pasir lanjut Surya Suamba tidak bisa dilakukan hanya sekali saja. Dalam beberapa tahun, karena pengaruh alam pasir di pantai akan kembali tertarik ke laut, sehingga perlu dilakukan pengisian kembali. Sebenarnya proyek penanganan abrasi pada tahap berikutnya dilanjutkan untuk pantai Canggu hingga pantai Seseh akan tetapi belum bisa terealisasi lantaran terbentur masalah anggaran. Terkait wacana penambangan pasir di wilayah Canggu ke utara seluas 400 hektar hingga Kediri, senada dengan penegasan Bupati Giri Prasta, pejabat asal Tabanan ini menyatakan, pasir yang ditambang di wilayah tersebut tidak boleh dipindahkan ke tempat lain. Akan tetapi harus digunakan untuk mengembalikan kondisi pesisir di pantai di wilayah itu juga.

wartawan
I Made Darna
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.