Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanganan Covid-19 Terbaik, Jembrana Diganjar DID Rp 14 M Lebih

Bali Tribune / Jembrana menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Bali yang berhak atas insentif Rp 14,9 milyar sebagai daerah berkinerja baik dalam penanganan pandemi covid-19

balitribune.co.id | NegaraKeberhasilan Pemkab Jembrana mengendalikan penyebaran covid-19, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Jembrana satu-satunya kabupaten/kota di Bali yang berhak atas insentif Rp 14,9 milyar sebagai daerah berkinerja baik dalam penanganan pandemi covid-19. 

Indikator daerah dikategorikan berkinerja baik meliputi laporan kinerja kesehatan dalam pencegahan dan penanganan covid-19 , laporan bantuan sosial untuk warga dan masyarakat terdampak, zona epidemiologi serta skor epidemiologi yang dicapai terkait perkembangan covid-19 di masing-masing daerah. Sampai saat ini Kabupaten Jembrana merupakan daerah dengan angka kasus terkonfirmasi positif terendah di Bali. Secara kumulatif, kasus terkonfirmasi covid-19 Jembrana saat ini sebanyak 54 kasus.

Begitupula angka kesembuhan mencapai  90 persen atau 49 pasien sembuh. Jembrana menjadi satu-satunya daerah di Bali yang nihil kasus kematian covid-19. Sehingga Jembrana mendapatkan apresiasi pemerintah pusat. Atas prestasi itu, Jembrana berhak mendapat insentif Rp 14,9 milyar untuk daerah berkinerja baik dalam penanganan pandemi covid-19 yang bersumber dari Dana Insentif Daerah ( DID) Tambahan Anggaran 2020 sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 87/PMK.07/2020.

Bupati Jembrana, I Putu Artha didampingi Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan Selasa (21/7) mengatakan capaian itu tak lepas dari sinergi yang baik serta buah kerja keras dari semua pihak baik jajaran Gugus Tugas Jembrana, tim medis hingga satgas gotong royong di setiap desa. Menurutnya penanganan covid-19 di Jembrana sifatnya terpadu melibatkan seluruh unsur. Seperti pembentukan relawan surveilans selama pandemi dimasing-masing desa/kelurahan untuk kecepatan traching.

Relawan ini juga mengumpulkan data, mengawasi hingga memberi edukasi masyarakat terkait protokol kesehatan. "Sejak akhir April  sudah dibentuk relawan surveilans tersebar di 51 desa kelurahan se-Jembrana. Setiap desa dua orang. Fungsinya akan membantu tim surveilans yang sudah ada di Puskesmas serta Dinas Kesehatan” ujarnya.  Pola ini mempermudah mendeteksi sekaligus mencegah penularan.dengan melindungi orang yang sehat dan menunjang kesembuhan bagi orang yang terjangkit penyakit.

“Harapannya tentu penyebaran meluas bisa dihindari, terutama kasus dari transmisi lokal" jelasnya. Gedung  baru RSU Negara yang baru saja diresmikan memberikan manfaat lebih dalam penangan covid-19. RSU Negara memiliki ruang isolasi yang cukup untuk merawat pasien terkonfimasi positif. Terkini, rumah sakit milik daerah yang kini fasilitasnya lebih lengkap dan luas  sudah  menambah kapasitas ruangan isolasi serta prasarana penunjang. Upaya ini juga menghindari adanya klaster klaster penyebaran baru.

Begitupula mendukung tim medis Jembrana dalam menunjang kesembuhan pasien. “Jangan lupakan peran masyarakat . Penanganan pandemi tidak akan berhasil tanpa didukung kesadaaran masyarakatnya mematuhi berbagai protokol kesehatan  pencegahan covid-19. Karena wabah ini bisa terselesaikan jika seluruhnya sadar untuk saling melindungi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan tersebut , “ tandasnya. Begitupula yang diungkapkan Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan.

Menurutnya insentif Rp 14,9 miliar itu berkat kerja keras tim, yang selama ini fokus menangani Covid-19 di Jembrana. "Tambahan dana insentif ini sangat berarti bagi Jembrana.  Insentif DID dari pemerintah pusat ini akan diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah seperti Industri kecil , UMKM  serta penanganan Covid-19 bidang kesehatan dan bantuan sosial. Termasuk bantuan pelatihan bagi generasi muda yang mendukung skill dan kemampuan mereka ditengah masa pandemi covid-19 , " tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.