Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pencarian Secara Sekala-Niskala; Posisi KMP Yunicee Ditemukan

Bali Tribune/ NGULAPIN - Keluarga penumpang KMP Yunicee yang belum ditemukan menggelar upakara ngulapin dan nebusin di Selat Bali.




balitribune.co.id | Negara  -  Pencarian dan evakuasi pasca musibah tenggelamnya KMP Yunicee masih terus berjalan. Selain upaya oleh Tim SAR Gabungan, upaya untuk pencarian korban yang belum ditemukan juga dilakukan secara niskala oleh keluarga korban.  Dihari ketiga Kamis (1/7), posisi KMP Yunicee sudah dideteksi oleh KRI Regel.
 
Data permintaan perncarian orang hingg Kamis kemarin masih terus bertambah. Jika sebelumnya pada Rabu (30/6) ada 17 orang yang dilaporkan belum ditemukan, data pada Posko SAR Terpadu di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk hingga Kamis petang sudah tercatat ada 18 orang yang dilaporkan belum ditemukan.  Berbagai upaya terus dilakukan untuk bisa menemukan korban yang belum ditemukan. Termasuk upaya secara niskala yang terus dilakukan oleh para keluarga korban.
 
Para keluarga korban yang belum ditemukan dari sejumlah wilayah di Bali, setiap harinya ada saja yang datang untuk melaksanakan ritual. Upaya niskala ini dilakukan dengan menggelar upakara ngulapin dan nebusin di Pelabuhan Gilimanuk. Kendati tampak bersedih, namun ada optimisme mereka terhadap upakara yang mereka laksanakan akan mempercepat proses pencarian dan korban bisa segera ditemukan. Seperti yang salah satunya dilakukan keluarga penumpang kapal, Putu Sutrasana (27).
 
Warga Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, Tabanan ini menggelar upacara nebusin di ujung dermaga LCM yang menghadap ke periran selat Selat Bali. Bibi korban, Nyoman Darmini mengatakan keponakannya yang bekerja sebagai sopir truck lintas Jawa-Bali tersebut, sejak kapal yang ditumpanginya dinyatakan tenggelam hingga kini belum ditemukan dan tidak menerima kabar apapun. "Kalau selamat tentu dia sudah pulang dan memberi kabar. Namun ini tidak ada kabar sama sekali,” ujarnya.
 
Menurutnya upakara ini diharapkan bisa mempercepat pencarian terhadap keponakannya yang sudah menikah dan belum punya anak tersebut. Upacara nebusin dan ngulapin diyakininya sebagai upaya spiritual agar korban segera ditemukan. “Kami berharap dia selamat. Namun setidaknya dia bisa ditemukan apapun kondisinya," tandasnya. Selain keluarga korban yang belum ditemukan, keluarga korban yang berhasil selamat juga berdatangan ke Gilimanuk. Mereka juga menggelar upakara.
 
Keluarga korban selamat diantaranya  ada yang mengucap syukur dengan melakukan persembahyangan di Pura Segara Gilimanuk. Sedangkan penyisiran masih terus dilakukan di perairan selat Bali (Ketapang-Gilimanuk) hingga di selatan Melaya. Sejumlah barang-barang dari kapal KMP Yunicee masih terus ditemukan. “Pencarian hari ketiga dipermukaan, masih nihil. Sementara operasi pencarian akan dilakukan sampai hari ke tujuh,” ujar Kepala Kantor SAR Denpasar, I Gede Darmada.
 
Sementara itu Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar. Kol. Laut (P) I Komang Teguh Ardana didampingi Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Jaenal Mutakim mengatakan KRI Rigel-933 mendeteksi bawah air 3 Dimensi dan didapat gambar - gambar hasil side scan sonar. Menurutnya tampilan yang diberikan menemukan beberapa barang dan lokasi titik di dasar laut yang diduga  dari KMP Yunicee. DikatannyaPosisi KMP Yunicee telah ditemukan pada hari Kamis pukul 01.30 WIB, oleh KRI Rigel-933
 
“KMP Yunicee berada di kedalaman 72 s.d 78 meter dengan jarak kurang lebih 362 meter dari daratan terdekat dan kurang lebih 1,65 mil dari pelabuhan Gilimanuk. Saat ini kami akan terus berupaya dalam pelaksanaan pencarian KMP Yunicee, dan kami juga mohon bantuan doa dari seluruh masyarakat agar dalam kegiatan pencarian ini dapat terselesaikan dengan baik dan bisa memberikan hasil yg memuaskan”, tegasnya. TNI AL juga menerjunkan KRI Soputan-923 dan KRI Singa-651. 
wartawan
PAM
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.