Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penemuan Tengkorak dan Tulang di TNBB, Widiarsana Akui Itu Jasad Ayahnya

TENGKORAK - Polisi melakukan olah TKP penemuan tengkorak dan tulang manusia di tengah hutan TNBB, Kamis kemarin.

 BALI TRIBUNE - Masyarakat Jembrana Kamis (1/11) siang dihebohkan adanya penemuan tengkorak dan potongan tulang belulang di tengah kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Melaya. Penemuan kerangka manusia ini juga menyebarluas di dunia maya. Sehingga beberapa warga langsung mengklaim tengkorak dan tulang belulang manusia yang tercecer itu sebagai anggota keluarganya. Terlebih di sekitar lokasi penemuan yang tidak jauh dari Pura Pelinggih Ida Batara Lingsir Anak Agung Njoman Kotanegara itu juga ditemukan beberapa barang diduga milik yang bersangkutan saat masih hidup. Tengkorak manusia dan tulang belulang kerangka manusia yang sudah tidak utuh itu ditemukan pertama kali oleh pekerja perabasan hutan, I Made Wijana warga Melaya Tengah Melaya Jembrana.  Wijana mengaku tengkorak dan tulang belulang itu dilihatnya sekitar pukul 11.30 Wita. Yang pertama kali ditemukan adalah tengkorak kepala. Kemudian tulang kerangka seperti sepasang tulang kaki, satu tulang lengan dengan posisi satu potongan tulang dengan yang lain serta tengkorak itu ditemukan berceceran. Di sekitarnya juga ditemukan sepasang sandal. Menurutnya, saat pertama kali ditemukan, tengkorak tersebut sudah bercampur tanah. Ia pun sempat membersihkan dan mengumpulkannya dengan tulang lainnya. "Kepalanya banyak tanah, terus saya bersihkan. Dan sempat terus dikumpulin satu per satu," ungkap Wijana.  Setelah informasi mengenai penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia ini menyebar di dunia maya, salah seorang warga, I Gede Widiarsana asal Banjar Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana mengakui bahwa tengkorak dan tulang karangka manusia yang ditemukan di tengah hutan TNBB oleh I Made Wijana itu adalah ayahnya. Ia mengaku berani mensinyalir bahwa tengkorak dan tulang belulang itu adalah ayahnya bernama I Ketut Sudarna lantaran HP dan STNK yang ditemukan pada satu areal di TKP penemuan. Setelah HP itu dipastikan cocok dengan milik orangtua laki-lakinya, yang bernama I Ketut Sudarna. Bahkan ia memastikan itu orang tuanya lantaran dari STNK yang ditemukan juga sesuai dengan nama adik kandungnya, Ni Kadek Wiyarmita dengan plat nomor motor Supra Fit di rumahnya.   "Tahunya dari grup. Saya yakin, karena dari handphone Samsung kecil itu sama dengan milik ayah saya. Kenyataannya memang belum tahu. Tapi barang itu cocok, plat nomornya itu kan DK 4699 WO yang ditemukan di TKP. Itu motornya juga ada di rumah," ungkapnya lagi. Ia pun langsung mendatangi Polsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk mendapat kepastian. Ia mengatakan, seingatnya ayahnya meninggalkan rumah hari Raya Kuningan akhir 2016 lalu. Saat itu ayahnya  mengaku keluar akan jalan-jalan dan ia bersama keluarga di Denpasar. Namun saat kembali ke Jembrana, bapaknya saat ditelepon mengakunya berada di hutan. "Malamya ditelepon ada di hutan. Terus besok paginya, lagi ditelepon, masih aktif, tapi gak diangkat. Terakhir ngakunya cuma jalan-jalan," jelasnya. Untuk bisa menemukan sang ayah, ia sudah berusaha mencari ke sana kemari  namun belum membuahkan hasil hingga kasus kehilangan orang ini dilaporkan ke Polres Jembrana Kamis (22/9/2016). Sementara itu Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol I Nyoman Subawa dikonfirmasi Kamis petang mengatakan setelah ditemukan petunjuk awal berupa STNK dan HP, pihaknya bersama personel Polres Jembrana melakukan penyisiran di sekitar TKP dan kembali menemukan dompet yang di dalamnya berisi kartu JKBM atas nama I Ketut Sudarna. Namun menurutnya penemuan tulang belulang ini kini ditangani oleh Polres Jembrana. "Tapi untuk memastikan memang perlu dilakukan tes DNA. Tes DNA itu juga bisa untuk mengetahui penyebab kematian korban. Hanya saja, itu Polres Jembrana yang menangani," tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Layanan Kesehatan Tabanan Tetap Siaga Selama Libur Nyepi dan Idulfitri, 7 Puskesmas Buka 24 Jam

balitribune.co.id | Tabanan - Pelayanan kesehatan di Kabupaten Tabanan tetap disiagakan selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Khusus saat Hari Raya Nyepi pada Kamis (19/3/2026), Puskesmas dengan layanan UGD 12 jam (08.00–20.00 Wita) akan tutup sementara, sementara puskesmas dengan layanan UGD 24 jam tetap beroperasi untuk melayani kondisi darurat masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah

balitribune.co.id | Amlapura - Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga keheningan Nyepi membawa kedamaian dan introspeksi, serta Idul Fitri menghadirkan kemenangan, kebersamaan, dan saling memaafkan.

Mari terus jaga kerukunan dan harmoni dari Huluning Bali, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Servis Anti-Ribet, Astra Motor Bali Hadirkan Honda Tire Pit Express

balitribune.co.id | Denpasar – Di era layanan yang serba cepat seperti saat ini, konsumen semakin menginginkan pelayanan yang praktis, efisien, dan akurat. Terlebih dengan semakin besarnya dominasi generasi muda seperti Gen Z yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan dalam mendapatkan layanan. Menjawab kebutuhan tersebut, Astra Motor Bali menghadirkan inovasi layanan Honda Tire Pit Express di jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS.

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.