Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengamanan Mulai Dimatangkan, Kerawanan Perayaan Penyepian agar Segera Diantisipasi

Bali Tribune/ MATANGKAN - Instansi di Jembrana kini mulai mematangkan pengamanan rangkaian penyepian dan memetakan kerawanan yang harus diantisipasi.
Balitribune.co.id | Negara - Jelangan prayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1942, pengamanan di Kabupaten Jembrana mulai dimatangkan, mulai dari pemelastian hingga sejumlah kerawanan saat mengarak ogoh-ogoh di hari pengerupukan maupun saat pelaksanaan catur brata penyepian yang berakhir dengan ngembak geni juga mulai dipetakan untuk diantisipasi.
 
Instansi terkait di Jembrana telah membahas persiapan pengamanan rangkaian hari raya Nyepi tahun baru Caka 1942, Rabu (11/3). Dalam pertemuan yang berlangsung di Rupatama Polres Jembrana tersebut, telah dibahas kesiapan masing-masing instansi dalam pengamanan mulai dari Pemelastian, Pengerupukan hingga Penyepian. Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Jembrana Kompol I Wayan Sinaryasa mengatakan sejumlah kerawanan yang harus diantisipasi selama berlangsungnya rangkaian perayaan Penyepian. 
 
Kerawanan tersebut diantaranya peredaran dan pesta minuman keras, pawai pengarakan ogoh-ogoh, pelanggaran atau gangguan pada saat pelaksanaan Catur Brata Panyepian seperti keluar rumah, bunyi pengeras suara dari Masjid, bentrok antar pemuda, pelemparan petasan bahkan bentrok antar banjar. Ketua FKUB Jembrana I Komang Arsana menyatakan pihaknya telah mengeluarkan imbauan. Pihaknya juga meminta agar menambah personel pengamanan bagi ogoh-ogoh yang melewati rumah ibadah non Hindu.
 
Ketua Majelis Desa Adat Jembrana I Nengah Subagia mengakui dalam pelaksanaan rangkaian Nyepi memang ada sedikit potenis riak, namun dipastikannya seluruhnya dapat dilalui dengan damai. “Selama kegiatan melasti tidak ada kendala, namun pada saat Tawur/ogoh-ogoh kerawanannya meningkat, diharapkan semua pihak bersinergi utamanya dari non Hindu. Mohon bantuan penertiban miras juga di pedagang-pedagang kecil,” paparnya. 
 
Sekretaris Badan Kesbangpol Jembrana I Wayan Suparta juga menyebut adanya kerawanan. “Saat Nyepi banyak pelanggaran utamanya keluar rumah, agar bisa diatensi oleh pihka yang berwenang. Agar diatensi sehingga tidak ada ujaran kebencian terkait Nyepi di Sosmed. Moment Nyepi juga jangan sampai digunakan untuk ajang politik uang mengingat dalam rangkaian Pilkada,” paparnya. 
 
Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gde Adi Wibawa mengatakan semua komponen harus bersinergi dalam melakukan pengamanan untuk mengantisipasi kerawanan-kerawanan saat rangkaian perayaan hari raya Nyepi tersebut. Salah satunya yang harus diantisipasi adalah peredaran minuman keras. Pihaknya juga meminta Pecalang di masing-masing desa adat dapat mengantisipasi kerawanan saat pelaksanaan Catur Brata Panyepian. 
 
Pihaknya juga akan melaksanakan Apel Kesiapan 2 jam sebelum kegiatan pengamanan. “Kami juga menyusun jadwal patroli gabungan. Sesuai perintah Kapolres, kami akan melakukan razia miras H-3 bersama Pol PP,” ujar Wakapolres Jembrana Kompol Ida Bagus Dedi Januarta. 
 
Wakil Ketua PHDI Kabupaten Jembrana I Gede Muriata menyatakan pihaknya mengimbau pengarakan ogoh-ogoh sudah berakhir pukul 18.00 Wita. “Ukuran waktu antara Masehi dan Caka berbeda dimana tahun Caka itu dimulai dan berkahir pukul 06.00 waktu setempat. Namun ini yang sering diabaikan sehingga sampai malam,” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Targetkan 20.000 Peserta, Asita Bali Siapkan Fun Run "Road to 100 Tahun Pariwisata Bali"

balitribune.co.id | Denpasar - Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali membahas rencana pengembangan wisata olahraga melalui ajang lari bertajuk "Road to 100 Tahun Pariwisata Bali” di hadapan Gubernur Bali, Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin (6/4/2026). Ketua DPD Asita Bali, I Putu Winastra menyampaikan, tengah menyiapkan kegiatan Fun Run dengan konsep lintasan 5 Kilometer dan 10 Kilometer, menargetkan partisipasi hingga 20.000 peserta.

Baca Selengkapnya icon click

Koperasi Ingin NIK Terbit? Pastikan Lakukan RAT Sebelum Batas Waktu Terbaru

balitribune.co.id | Mangupura - Sertifikat Nomor Induk Koperasi atau NIK hanya akan diterbitkan bagi koperasi yang tertib melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi memperpanjang batas waktu pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025 hingga 30 April 2026. Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi Kementerian Koperasi tentang Perpanjangan Waktu RAT Koperasi Tahun Buku 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemedek Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi dan Aturan Ojek di Kawasan Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka menjaga ketertiban serta meningkatkan kenyamanan pemedek yang akan menggunakan jasa ojek di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, telah dilaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap operasional ojek Besakih.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Overdosis Miras di Acara Pernikahan, Dua Pria di Kintamani Tewas

balitribune.co.id | Bangli - Dua warga Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, meninggal dunia diduga akibat mengonsumsi minuman keras dalam acara resepsi pernikahan di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B pada Selasa (31/3/2026) lalu. Peristiwa memilukan ini mendapat atensi penuh jajaran Sat Reskrim Polres Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rutan Negara Overload, Kapasitas 71 Orang, Dipaksa Tampung 200 Penghuni

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini Rutan Kelas IIB Negara kapasitasnya overload. Bahkan jumlah penghuninya dua kali lipat kapasitas yang tersedia. Ditengah kondisi setiap blok yang sesak, potensi pelanggaran terus diantisipasi. Salah satunya dengan secara rutin menggelar penggeledahan hingga test urine.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.