Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengamanan Polresta Denpasar Diperketat, Polisi Periksa Dua Wanita Bercadar

asrama polisi
KETAT – Pengamanan di Polresta Denpasar, Senin kemarin diperketat menyusul terjadinya serangan bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya, pagi kemarin.

BALI TRIBUNE -  Anggota Polda Bali dan Densus 88 anti teror melakukan pemeriksaan terhadap dua wanita yang dicurigai. Wanita pertama yang dimintai keterangan berinisial WYI (41) bersama suaminya berinisial SLI (30) pukul 13.30 Wita, Senin (14/5). Pemeriksaan terhadap warga Jalan Pendidikan Sidakarya Denpasar ini karena kecurigaan masyarakat yang melihat WYI menggunakan cadar dan menggendong ransel. Dalam pemeriksaan, petugas tidak menemukan indikasi keterlibatan pasutri itu dalam jaringan teroris. Selain itu, seorang wanita bercadar bersama anaknya yang hendak masuk ke asrama polisi di Jalan WR Supratman juga tak luput dari pemeriksaan. Menariknya, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas kepolisian sempat memberlakukan sistem buka tutup Jalan WR Supratman. Sementara pengamanan di Polresta Denpasar, diperketat. Informasi yang berhasil dihimpun BALI TRIBUNE -  siang kemarin, pemeriksaan terhadap pasangan suami-istri ini saat melintas menggunakan sepeda motor bernomor polisi DK 3520 IG di seputaran kawasan Kreneng, Denpasar Timur. Mendapati laporan masyarakat, petugas kepolisian bersama anggota Densus 88 melakukan pembuntutan terhadap keduanya hingga di rumah mereka di Jalan Pendidikan, Sidakarya. Dalam pemeriksaan, ternyata pasutri ini tidak terindikasi masuk dalam jaringan teroris. Kemudian, keduanya hanya dilakukan pendataan. “Keduanya sudah lama tinggal di sana. Mereka tinggal bersama 4 orang anak mereka dan juga keluarga besar. Itu rumah mereka sendiri,” ungkap seorang sumber di kepolisian. Sementara seorang wanita bercadar bersama anaknya menggunaan cadar yang hendak memasuki asrama polisi di Jalan WR Supratman juga tidak luput dari pemeriksaan petugas. Wanita dan anaknya itu langsung diamankan petugas dan dilakukan pemeriksaan. “Kalau yang wanita bercadar dan anaknya itu memang sempat diperiksa. Tapi masih dilakukan pendalaman. Karena semuanya perlu didalami lagi. Untuk sementara tidak ada informasi keterlibatan dalam aksi teroris,” kata sumber yang tidak mau namanya dikorankan ini. Dalam pemeriksaan wanita bersama anaknya yang hingga kini identitasnya belum terungkap itu, Jalan WR Supratman di depan Mapolda Bali dilakukan penutupan selama satu jam. Penutupan itu untuk mensterilkan lokasi seputaran Polda. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Henky Widjaja menampik penutupan jalan di depan Polda itu bagian dari upaya pemeriksaan wanita bercadar. Ia berdalih, penutupan bagian dari upaya pengalihan akses jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, perwira melati tiga di pundaknya ini mengaku penutupan karena ada video conference dengan Kapolri, Jendral Tito Karnavian. “Kebetulan tadi ada video conference dengan Pak Kapolri. Jadi sekalian dengan antisipasi saja jika hal yang tidak diinginkan terjadi. Untuk lamanya cuma satu jam saja,” ujarnya. Meski penutupan tidak berkaitan dengan penangkapan wanita bercadar bersama anaknya, namun Henky Widjaja membenarkan adanya pemeriksaan terhadap wanita bercadar yang mencurigakan tersebut. Hanya saja, sampai saat ini pihaknya tidak menahan wanita itu karena tidak ditemukan adanya benda atau bahan berbahaya. Dia hanya dilakukan interogasi untuk kepentingan penyelidikan. “Itu hanya diperiksa saja. Dia sudah dilepas, tapi untuk identitasnya saya belum dapat. Nanti saya koordinasi dulu ya,” katanya. Sementara Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo ditemui BALI TRIBUNE -  seusai vidso conference dengan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian di Mapolresta Denpasar siang kemarin mengatakan, situasi di Denpasar saat ini tetap kondusif. Namun pengamanan di sejumlah tempat, termasuk di kantor polisi sendiri diperketat. Meski demikian, pelayanan kepolisian, seperti SIM, SKCK dan penerimaan laporan tetap berjalan seperti biasa. Dan anggota diimbau untuk tetap siaga. “Anggota juga sudah diperintahkan, jika ada teroris maka jangan takut untuk mengambil tindakan tegas. Bila perlu tembak mati di tempat sesuai perintah atasan,” tandasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.