Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengerjaan Jalan Putus Mulai Digarap

Bali Tribune / Kondisi ruas jalan Airlangga yang putus.

balitribune.co.id | BangliHujan deras yang terjadi pekan lalu akibatkan ruas jalan provinsi Bangli-Pertigaan Nongan,Karangsem yakni jalan Airlangga tepatnya di banjar Sidembunut ,Kelurahan Cempaga Bangli dan ruas jalan menuju Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku putus. Proses perbaikan dua ruas jalan tersebut akan mulai dikerjakan dengan gunakan  pos anggran dari Belanja Tidak Terduga (BTT)

Sekretaris Dinas PUPR Perkim Bangli, Putu Dedi Upariawan saat dikonfirmasi mengatakan perbaikan  jalan putus di wilayah Banjar Sidembunut Kelurahan Cempaga dan jalan menuju Desa Yangapi menjadi tanggung jawan provinsi. Dari informasi yang didapat untuk pengerjaan jalan di kedua lokasi tersebut akan segera  dikerjakan.” Sebelumnya tim dari propvinsi memang sempat turun melakukan survai dari hasil kajian nantinya pada bagian bawah jalan akan dipasang box culvert untuk saluran air,” ungkapnya, Minggu (16/10)

Lanjut Putu Dedi Upariawan untuk perbaikan jalan tersebut gunakan anggran dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) Provinsi. ”Pengerjaan dilakukan lewat penunjukan langsung dan pengerjaan sudah harus tuntas  pada akhir tahun ini,” sebutnya.

Sementara untuk  perbaikan ruas jalan yang hubungkan Dusun Sekaan dengan Dusun Bengang Desa Peninjoan, kata Putu Dedi merupakan jalan kabuapten sehingga untuk perbaikan jadi tanggung jawan kabupaten. Rencana untuk perbaikan  ruas jalan tersebut gunakan anggran BTT kabupaten.”Tim memang sudah sempat turun yang nantinya jadi dasar dalam membuat perencanaan,” ungkapnya.

Sebut Putu Dedi jika dipandang dari segi waktu tidak mencukupi, maka untuk perbaikan ruas jalan tersebut akan dilakukan tahun depan yakni pada APBD Induk 2023.

Disisi lain puluhan masyarakat Banjar Bengang dengan Banjar Sekaan Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku melakukan gotong royong, Sabtu (15/10). Mereka membangun jembatan darurat berbahan bambu, agar jalan di sekitar bisa tetap dilintasi.

Perbekel Desa Peninjoan, Tembuku, Putu Joantara mengatakan, kegiatan gotong royong libatkan warga dibantu petugas dari TNI/Polri

Joantara mengatakan, kerangka jembatan darurat menggunakan bahan dari batang bambu. Sedangkan bagian permukaan yang akan dilintasi kendaraan, ditutup menggunakan anyaman bambu. "Panjang jembatan sekitar 15 meter. Sedangkan lebarnya dua meter. Sehingga  bisa dilintasi kendaraan sebagai jalur alternatif," ungkapnya.

wartawan
SAM
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.