Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengetahuan Tradisional Potensi Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

Bali Tribune/ SARASEHAN- Narasumber Temu Wirasa (Sarasehan) "Widya Mertha Wiguna" di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Selasa (5/7).




balitribune.co.id | Denpasar - Tidak hanya bersifat kearifan, pengetahuan tradisional dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan ekonomi kreatif. Demikian gagasan pembicaraan dalam Temu Wirasa (sarasehan) Jantra Tradisi Bali bertajuk “Widya Mertha Wiguna”, Selasa (5/7) di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Di awal acara dijelaskan, pelaksanaan Jantra Tradisi Bali merupakan yang kedua kali dan dirangkai menjadi satu agenda dalam Pesta Kesenian Bali ke-44 tahun 2022. Sedangkan, tujuan Temu Wirasa ini adalah untuk membedah dan mengedukasi masyarakat tentang pengetahuan tradisonal sebagai pengembangan ekonomi kreatif di Bali.

Sejumlah peserta yang mengikuti secara daring, di antaranya perwakilan Dinas Kebudayaan kabupaten/kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, perkumpulan perajin tenun, serta Penyuluh Bahasa Bali di masing-masing desa seluruh Bali.

Kabid Tradisi dan Warisan Budaya Disbud Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana menjelaskan, pada kegiatan ini ada dua fokus pembahasan yaitu, mengenai warna Bali yang magis dan terkait pemintalan kapas menjadi benang yang menjadi salah satu warisan budaya potensi ekonomi kreatif.

“Pembahasan warna Bali magis yaitu terkait dengan pemahaman warna-warna dasar yang ada pada Dewata Nawa Sanga, yang memiliki nilai religius tertentu di tengah masyarakat Bali," ujarnya.

Narasumber sarasehan, Anak Agung Gede Rai Remawa menyampaikan, penyelarasan warna dasar untuk perpaduan warna dalam tradisi masyarakat Bali masih perlu diperhatikan. Sebab, perpaduan warna yang dipakai menurutnya masih belum menjiwai karakteristik Bali.

“Awalnya warna itu tercipta dari prosesi upacara keagamaan, jadi ada unsur sakralnya. Selain dalam upaya melestarikan nilai dari warna, di sisi lain juga sebagai langkah pemanfaatan warna tersebut untuk kebutuhan ekonomi, salah satunya pewarnaan benang yang merupakan bahan dasar kain,” ujarnya.

Sementara, menurut narasumber lainnya, I Wayan Karya, proses pemintalan benang juga merupakan potensi ekonomi Bali. Jika peluang ini bisa dimanfaatkan bukan tidak mungkin akan menunjang perekonomian sektor ekonomi kreatif. Sehingga banyak masyarakat akan terbantu olehnya.

Terkait pemintalan kapas menjadi benang, Ia mengatakan masyarakat Bali bisa menggunakan pewarnaan dengan bahan alami. Dari situ juga, bisa berinovasi untuk menghasilkan warna yang sesuai dengan kebutuhan pasar untuk bisa bersaing dengan produk lainnya.

wartawan
M3
Category

Denpasar Dikepung Banjir, 30 Titik Lokasi Tergenang

balitribune.co.id I Denpasar - Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kota Denpasar selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan banjir di lebih dari 30 titik. Tak hanya merendam jalan raya, air juga dilaporkan masuk ke pemukiman warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seluruh Personel Polda Bali Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Denpasar - Komitmen menjaga marwah institusi terus dilakukan Polda Bali. Melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin), seluruh personel Polda Bali menjalani tes urine secara serentak, Selasa (24/2/2026). sebagai langkah konkret memastikan internal Polri bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Jadi Pembicara di BRIN, Pemkab Badung Terima Sertifikat Apresiasi IDSD Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI, Selasa, (24/2/2026) yang dilaksanakan di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo di Lantai 3 Gedung B.J. Habibie, BRIN, Jalan MH Thamrin No. 8, Jakarta Pusat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura  - Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.