Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengetatan Lalu Lintas Hewan Kembali Gagalkan Pengiriman Babi

Bali Tribune / PENGETATAN - Truck pengangkut ratusan ekor babi menuju pulau Jawa diamankan oleh petugas di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

balitribune.co.id | NegaraPemeriksaan di pintu gerbang Bali di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak hanya diperketat pada lalu lintas orang dan kendaraan saja, namun juga terhadap lalu lintas hewan. Terlebih dengan maraknya penyakit yang menyerang hewan belakangan ini. Bahkan untuk kesekiankalinya upaya pengiriman hewan berhasil digagalkan petugas.

Kendati telah diberlakukan ketentuan pembatasan pengiriman hewan/ternak serta ditindaklanjuti dengan pengetatan pemeriksaan lalu lintas hewan di pintu masuk Bali, Pemeriksaan di pintu gerbang pulau dewata yang melibatkan petugas lintas sektoral terus diperketat. Sudah berkali-kali upaya pengiriman hewan/ternak secara illegal berhasil digagalkan. Namun tidak membuat jera pelaku. Ada saja pelaku yang berupaya mengklabuhi petugas agar dapat mengirimkan hewan/satwa tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Terbukti upaya pengiriman ternak ke luar Bali kembali berhasil digagalkan. Setelah sebelumnya dua truck babi digagalkan pengirimannya, kali ini petugas kembali berhasil menggagalkan pengiriman babi ke pulau Jawa. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Selasa (26/7) sebanyak dua truck babi diamankan petugas TNI AD yang bertugas di wilayah ujung barat pulau dewata pada Senin (25/7) sore. Kedua truck tersebut awalnya dicegat dan diamankan oleh Babinsa Kelurahan Gilimanuk saat masuk ke Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata truck tersebut mengangkut babi. Total babi yang berhasil dicegah pengirimannya tersebut sebanyak 159 ekor. Babinsa Gilimanuk, Muhammad Adam mengakui pihaknya melakukan penangkapan terhadap kedua truck pengangkut babi tersebut Senin sore sekira pukul 14.50 Wita. Menurutnya jumlah babi yang diangkut masing-masing truck berbeda. “Kami berhasil menghentikan truk tersebut di Pelabuhan Gilimanuk, setelah di cek keseluruhan masing- masing teruk mengangkut 80 ekor dan 79 ekor,” terangnya.

Menurutnya saat ditanya sopir tersebut mengaku megirim ternak babi tersebut ke wilayah yang berbeda, Begitupula daerah asal Babi tersebut dari wilayah yang berbeda, “satu mengirim ke Jakarta dan sopir truk yang satunya mengaku mengirim ke Badung. Mereka juga mengaku ada yang mengambil babi daerah Bangli dan ada yang di daerah Gianyar,” ungkapnya. Setelah dicegat dan dilakukan pengecekan, temuan kedua truck bermuatan babi tersebut dilimpahkan ke pihak Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Sementara Penanggungjawab Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk I Nyoman Ludra juga mengakui adanya penangkapan kedua truck yang mengangkut babi ke luar Bali tersebut. Pihaknya menyebutkan kedua sopir truck tersebut juga berasal dari luar Bali. “Kedua sopir tersebut mengrim ternak keluar Bali berbeda tujuan, sopir yang berasal dari Sragen mengambil ternak babi di daerah Bangli  hendak mengirim dengan tujuan ke Jakarta. Sedangkan sopir satunya yang berasal dari Karanganyar hendak mengirim ke Bandung,” ungkapnya.

Selanjutnya setelah diamankan di kandang milik karantina Gilimanuk, babi yang diangkut tersebut dikembalikan ke daerah asalnya. “Setelah dicek oleh anggota Polres Jembrana, selanjutkan kita melakukan penyemprotan ke 159 ekor babi tersebut sebelum kita kirim lagi ke daerah asalnya,” jelasnya. Pihaknya pun mengakui sudah beberapakali menggagalkan upaya pengiriman babi melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, “Kami sudah sudah 4 kali menggagalkan pengiriman babi keluar Bali selama diberlakukannya PMK,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Joglo Dua Lantai di Tabanan Ludes Terbakar

balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah rumah bergaya joglo dua lantai beserta satu unit mobil dan sepeda motor di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (24/5/2026) petang. Kobaran api yang muncul sejak pukul 18.00 Wita melahap habis bangunan milik I Nengah Alit Mustika tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.