Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penglingsir Puri Karangasem Sebut Kesamaan Visi dengan Paslon Bupati Nomor Urut 3 Gus Par-Guru Pandu

Bali Tribune / SIMAKRAMA - Calon Bupati Karangasem Nomor Urut 3, I Gusti Putu Parwata bersama Panglingsir Puri Agung Karangasem dan perwakilan umat muslim di Karangasem usai simakrama di Puri Agung Karangasem.

balitribune.co.id | AmlapuraKehadiran Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem, nomor urut 3, I Gusti Putu Parwata-I Wayan pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Guru Pandu) bersama badan pemenangan pada  kegiatan Simakrama yang berlangsung di Puri Agung Karangasem, pada Minggu (13/10) lalu, mendapat sambutan hangat dari para Manggala Panglingsir dan papra Yowana Puri Agung Karangasem, serta ratusan perwakilan warga Muslim dari seluruh Kampung Muslim di Kabupaten Karangasem.

Dalam Simakrama tersebut anggota Badan Pemenangan GP (Gus Par-Guru Pandu) masing-masing I Putu Arnawa, I Nyoman Celos dan Ketua Badan Pemenangan I Gede Krisna Adiwidana secara bergiliran menyampaikan orasi dan memaparkan secara kongkrit visi-misi dan program kerja pasangan Gus Par-Guru Pandu, utamanya bagaimana membangun dan menguatkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Karangasem, seperti yang dilaksanakan oleh Raja Karangasem, AA Anglurah Ketut Karangasem dulu.

Gede Krisna Adi  Widana memaparkan, GP memiliki program untuk menjadikan Karangasem menjadi kota wisata, dengan menjaga budaya, adat, tradisi dan kearifan lokal yang adiluhung, dengan meengembangkan konsep pariwisata Nyegara Gunung. Dalam program tersebut, GP akan mengembangkan Desa Wisata dengan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh masing-maing  desa di Kabupaten Karangasem, keindahan alam, keunikan adat dan budaya serta tradisinya.

“Dengan visi dan misi menuju dan mewujudkan Karangasem yang Agung, GP akan bekerja cepat dan terarah membangun Kabupaten Karangasem, utamanya mengentaskan berbagai permasalahan utamanya masalah air bersih dan infrastruktur yang dubutuhkan masyarakat,” lugasnya, sembari menyebutkan 17 program kebijakan GP jika diberikan amanah memimpin Karangasem lima tahun kedepan.

Manggala Puri Agung Karangasem, Anak Agung Bagus Parta Wijaya dalam kesempatan itu berharap I Gusti Putu Parwata bisa terpilih menjadi pemimpin di Kabupaten Karangasem. Menurutnya Gus Par merupakan sosok calon pemimpin yang memiliki Interpreneurship dengan membawa visi-misi yang ternyata didapati searah dengan Puri yakni membangun Karangasem yang Agung utamanya dalam Sektor Pariwisata, Adat Budaya serta ekonomi.

"Bersesuaian dengan apa yang kami harapkan. Dari romantike kita dengan warga muslim, Sejarah Puri Agung Karangasem, dari situlah kita bersinergi nantinya. Puri sebagai informal leader yang dimana adat budaya dan beliau sebagai bupati sebagai guru wisesa. Kombinasi antara adat-budaya dan pemerintahan ini akan berjalan beriringan," cetusnya.

Anak Agung Parta Wijaya menyebeutkan, Puri selama ini telah ikut andil dalam membangun sektor pariwisata di Karangasem dengan membuka private sektor serta dsri sisi pembangunan berharap GP membawa gebrakan baru untuk Karangasem. "Kami sendiri secara private sektor membangun Karangasem dengan mendatangkan investor ke Karangasem, sesuai dengan bupati seperti Guspar ini! Yang saya harapkan bupati itu gak hanya bupati, bupati yang kita harapkan kedepannya memang seorang pebisnis development manajer,” lontarnya.

Saat memimpin Karangasem nanti, Gus Par  juga bisa terus menggali potensi-potensi dan melakukan kiat-kiat melobi-lobi yang dapat disampaikan hingga ke pusat, untuk mendatangkan   investasi di Karangasem lebih banyak lagi.

wartawan
AGS
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.