Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengobatan Kuno Warisan Leluhur Diminati Masyarakat Bali

pengobatan tradisional
Bali Tribune / PENGOBATAN - Saat ahli pengobataan kuno leluhur menangani pasien dengan keluhan sakit di leher

balitribune.co.id | Badung - Sebagai pulau dengan keberagaman budaya, Bali juga menjadi rumah bagi berbagai praktik pengobatan tradisional. Salah satunya pengobatan kuno dari Tiongkok yang hingga sekarang masih diminati masyarakat di pulau ini. 

Pengobatan kuno yang berasal dari Tiongkok masih dilakukan di Bali secara turun temurun, ditekuni generasi penerus keturunan Tionghoa yang sejak ratusan tahun berada di Bali. Metode yang digunakan dalam praktik pengobatan tradisional tersebut berakar pada prinsip keseimbangan yin dan yang.

Salah seorang praktisi pengobataan kuno, Oka Putra mengatakan manfaat dari pengobatan ini salah satunya bisa melancarkan peredaran darah, menghilangkan kaku-kaku otot dan sendi-sendi tulang yang bermasalah. Pihaknya pun menerapkan metode refleksiologi untuk melancarkan peredaran pembuluh darah dan saraf-saraf. "Semoga masyarakat sekitar bisa menerima manfaatnya (pengobatan kuno) dan ditingkatkan selalu kesehatannya," jelasnya di Badung beberapa waktu lalu.

Irawan Soni (dr. Wong) yang merupakan ahli pengobataan kuno leluhur mengatakan, diharapkan metode pengobatan yang digunakan bisa memberikan banyak solusi untuk orang-orang yang sakit persendian dan sakit tulang saraf. "Kadang-kadang mereka (pasien) lebih memilih pengobatan tradisional. Mereka lebih banyak mendapatkan fungsi. Opsi dari kita bisa membantu mengobati penyakit mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Sehingga hidup mereka bisa kembali normal dan sehat," katanya. 

Pasien yang datang ke pengobatan tradisional ini dengan berbagai keluhan mulai dari kaku dan nyeri otot, sendi, gangguan peredaran darah, hingga masalah gangguan saraf akibat stres dan kecemasan. "Dengan teknik yang tepat, mereka (pasien) merasakan manfaat langsung dari terapi ini," ujarnya. 

Ditengah kecanggihan teknologi modern di bidang kesehatan saat ini, pengobatan tradisional diharapkan tetap dilestarikan oleh generasi selanjutnya. Pasalnya, praktik pengobatan warisan kuno leluhur menjadikannya bagian dari warisan budaya Bali. Disamping itu, masyarakat pun masih meyakini efektivitas pengobatan kuno tersebut, sehingga masih digemari masyarakat di kehidupan modern.

wartawan
YUE
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.