Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengprov ISSI Bali Gelar Pelatihan Pelatih

Wayan Mariyana Wandhira

BALI TRIBUNE - Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Bali bertekad melahirkan pebalap sepeda berkualitas dan profesional. Karenanya diperlukan pelatih yang benar-benar menguasai teknik kepelatihan berdasarkan analisis pakar-pakar olahraga. “Atlet balap sepeda di Bali banyak. Mereka perlu dikelola secara baik dan benar oleh pelatih profesional. Pelatih inilah yang kita belum punya, artinya pelatih yang punya tata cara melatih dengan baik dan benar,” ujar Ketua Umum ISSI Bali, Wayan Mariyana Wandhira di sela-sela acara pelatihan pelatih balap sepeda tingkat dasar di Sanur, Sabtu (22/12/2018). Pelatihan pelatih balap sepeda tingkat dasar berlangsung dua hari diikuti 200 peserta berasal dari Pengkab dan Pengkot ISSI seluruh Bali, guru-guru olahraga maupun pihak-pihak yang ingin mengembangkan olahraga balap sepeda di Bali. Dalam agenda ini ISSI Bali mendatangkan dua pelatih dari PB ISSI, yakni Paulus Livinus Pesurnay dan Maryatno. Wayan Mariyana Wandhira mengatakan dari 200 peserta yang mengikuti pelatihan nantinya akan terpilih beberapa pelatih yang mampu lolos untuk mengantongi lisensi pelatih balap sepeda daerah. Bila prestasi pelatih dapat terus diasah, ISSI Bali selanjutnya akan mengirim pelatih-pelatih tersebut mengikuti pelatihan tingkat nasional agar dapat mengantongi sertifikat atau lisensi sebagai pelatih nasional. “Ketika dia lolos di tingkat daerah dengan baik dan benar baru kita kirim ke tingkat nasional sehingga memiliki sertifikat nasional dan itu sangat susah. Kemarin kita kirim tiga commissaire satu pun tidak ada yang lolos karena sangat susah,” ujarnya. Dia mengatakan, atlet balap sepeda tumbuh pesat di sekolah-sekolah di Bali. Ini seiring dilombakannya cabor balap sepeda pada ajang Porsenijar. Merupakan kewajiban ISSI seluruh Bali untuk menggali dan mengembangkan bibit-bibit tersebut melalui pelatihan terarah dan terprogram sehingga nantinya bisa diandalkan Bali ke tingkat nasional. ISSI Bali sendiri, sebut dia, hanya punya satu pelatih berlisensi nasional, yakni Kertiyasa. Pelatihan pelatih tingkat dasar ini, lanjut dia, baru pertama kali diselenggarakan ISSI Bali, dan nantinya akan diadakan lagi setelah yang pertama ini berhasil mencetak pelatih yang dibutuhkan. 

 

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.