Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengukuhan Kelihan Desa Adat dan Prajuru Desa Adat Jimbaran

Bali Tribune/ Wabub Suiasa mengukuhkan Kelihan Desa Adat dan Prajuru Desa Adat Jimbaran.
 
 
, Balitribune.co.id | Badung - Bertepatan dengan Purnamaning Kepitu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Pengukuhan Kelihan Desa Adat dan Prajuru Desa Adat Jimbaran, bertempat di Pura Ulun Swi, Desa Adat Jimbaran, Selasa (29/12) lalu.
 
Pelantikan Kelihan dan Prajuru Desa Adat Jimbaran masa bakti 2020-2025 ini dilakukan Ketua Majelis Madya Kabupaten Badung, A.A. Putu Sutarja, disaksikan Petajuh Majelis Agung Propinsi Bali, Dr. I Made Wena serta undangan lainnya. Sebelum pengukuhan juga dilaksanakan prosesi mejaya-jaya diikuti Kelihan Adat dan Prajuru Adat Desa Adat Jimbaran yang baru.
 
"Karena kami di Kabupaten sangat berkepentingan, kalau desa adat aman dan lancar akan meringankan tugas kami di Pemkab Badung karena program yang dirancang akan berjalan lancar," tegas Suiasa.
 
Prawartaka panyudian Kelihan dan Prajuru Desa Adat Jimbaran 2020-2025, Wayan Muliawan, melaporkan proses Ngadegang Kelihan Desa Adat Jimbaran diawali dengan pencalonan di masing-masing banjar.Dimana ada 4 calon yaitug I Gusti Made Rai Dirga, I Made Budirta, I Gusti Putu Aryana serta Made Darmajaya. Setelah pencalonan dilakukan musyawarah di tingkat banjar. Selanjutnya dilakukan proses pemilihan di tingkat banjar.
 
"Kemudiaan hasil pemilihan di masing-masing banjar direkap panitia tingkat desa, selanjutnya hasil pemilihan dilakukan penetapan oleh panitia," papar Wayan Muliawan tokoh yang juga Ketua Pararem Ngadegang Kelihan Desa Adat Jimbaran ini.
 
Pria yang juga dikukuhkan sebagai Penyarikan Desa adat 2020-2025 ini lebih jauh memaparkan, selanjutnya lewat paruman desa adat mengesahkan semua proses Ngadegang Kelihan dan Prajuru Desa Adat Jimbaran. Semua proses ini sambungnya sudah sesuai arahan dari majelis Adat Propinsi Bali. Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan panitia, prajuru lama serta bendesa adat yang sudah purnabakti. "Kami juga menyampaikan terima kasih kepada krama yang sudah membantu menciptakan situasi sejuk, damai dan aman selama proses Ngadegang Kelihan Desa Adat ini," ujarnya.
 
Sementara itu Kelihan Desa Adat Jimbaran Gusti Made Rai Dirga mengajak seluruh krama Desa Adat Jimbaran untuk bersatu dalam membangun Desa Adat Jimbaran.
 
Sebagai pengurus baru, dalam jangka pendek ini pihaknya akan melakukan penyelesaian terkait legal formal maupun legal secara adat yang selama ini belum rampung. Sementara untuk jangka menengah akan dilaksanakan pembenahan dan peningkatan di bidang sumber daya manusia. Sedangkan untuk jangka panjang akan di bangun ikon Desa Adat Jimbaran sebagai daerah pariwisata.
wartawan
I Made Darna
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.