Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengungsi Gunung Agung Terus Bertambah

pengungsian
KUNJUNGAN – Menteri Luhut Binsar Panjaitan didampingi Wagub Bali Ketut Sudikerta mengunjungi sejumlah titik tempat pengungsian warga korban bencana Gunung Agung. Luhut mengapresiasi semua pihak yang begitu tanggap terhadap bencana ini.

BALI TRIBUNE - Jumlah warga yang mengungsi dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung, terus bertambah. Hanya saja jumlah pasti mengenai data pengungsi masih simpang-siur karena titik-titik pengungsian yang tercecer.

Data yang dirilis I Ketut Wijaya Mataram, TA PMD dan Korkab P3MD Kabupaten Karangasem per Sabtu (23/9) malam misalnya, menyebutkan total pengungsi mencapai 40.282 jiwa.

Rinciannya, warga yang mengungsi di wilayah Kabupaten Karangasem mencapai 24.417 jiwa. Sisanya 15.865 jiwa, mengungsi ke wilayah lain di luar Karangasem.

Untuk pengungsi di wilayah Kabupaten Karangasem, tersebar di 7 titik. Rinciannya, di Posko Rendang 11.500 orang, Lapangan Umum Gajah Wea 3.673 orang, Banjar Tebola Sidemen 4.131 orang, Balai Banjar Sibetan 3.860 orang, Desa Tenganan 410 orang, Nyuh Tebel 810 orang, dan Seraya 33 orang.

Adapun untuk lokasi di luar Kabupaten Karangasem, tersebar di 7 kabupaten/ kota di Bali yakni Klungkung, Bangli, Buleleng, Jembrana, Gianyar, Badung dan Kota Denpasar.

Di Kabupaten Buleleng, total pengungsi mencapai 5.613 orang. Mereka tersebar di Desa Les 1.685 orang, Desa Tembok 3.006 orang, Desa Pacung 143 orang, Desa Sambirenteng 274 orang, Desa Penuktukan 505 orang, dan Desa Sembiran 31 orang.

Pengungsi di Kabupaten Klungkung mencapai 8.525 orang yang terpusat di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung. Adapun di Kabupaten Bangli, jumlah pengungsi dari KRB Gunung Agung mencapai 1.321 orang.

Mereka tersebar di Desa Peninjoan 659 orang, Desa Tiga 39 orang, Kelurahan Bebalang 5 orang, Desa Pengiangan 44 orang, Kelurahan Kubu 8 orang, Desa Satra 6 orang, Desa Demulih 11 orang, Kelurahan Kawan 25 orang, Desa Undisan 185 orang, Desa Bangbang 100 orang, Desa Tembuku 17 orang, LC Suba Aya 8 orang, Desa Kayubihi 4 orang, Desa Pengotan 2 orang, Desa Tamanbali 44 orang, Kelurahan Cempaga 21 orang,         Desa Catur 19 orang, Desa Langgahan 1 orang, Desa Daup 10 orang, Desa Pengejaran 6 orang dan GOR Kintamani : 107 orang.

Selanjutnya pengungsi di wilayah Kabupaten Gianyar, mencapai 127 orang. Mereka tersebar di Kelurahan Samplangan 9 orang, Desa Kramas 21 orang, Banjar Bulu 9 orang, Desa Taro 75 orang dan Desa Kedisan 13 orang.

Warga KRB Gunung Agung yang mengungsi ke Kota Denpasar, sebanyak 194 orang, yang tersebar di Desa Sanur 75 orang dan Desa Kertalangu 119 orang.

Di Kabupaten Badung, terdata 35 orang pengungsi, masing-masing 5 orang di Desa Petang, 26 orang di Desa Baha dan 4 orang di Kelurahan Kerobokan Kelod.

Sedangkan jumlah warga yang mengungsi ke wilayah Kabupaten Jembrana, sebanyak 50 orang. Mereka tersebar di Dusun Bading Kayu 9 orang, Dusun Pasut 32 orang, Desa Pasut 2 orang dan Desa Gumbrih 7 orang.

"Pergerakan pengungsi cukup dinamis. Ada kemungkinan banyak yang tidak terdata karena mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga atau kerabat," tulis Ketut Wijaya Mataram, dalam laporannya.

Jumlah pengungsi ini dipastikan terus bertambah. Minggu (24/9) misalnya, BPBD Kabupaten Klungkung merilis data terbaru mengenai jumlah pengungsi di daerah itu.

Di Klungkung, pengungsi tersebar di 86 titik dengan GOR Swecapura, Desa Gelgel, sebagai Posko Pengungsian Induk. Adapun jumlah pengungsi terbaru di Klungkung mencapai 11.305 orang. Rinciannya 2.313 KK, 823 siswa SD, 459 siswa SMP, 405 siswa SMA, 504 lansia, dan 673 balita.

wartawan
Redaksi
Category

Rapat Paripurna ke-46, DPRD Bali Sampaikan Sejumlah Rekomendasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-46 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Laporan Dewan terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025, Sikap/Keputusan Dewan dan Pendapat Akhir Gubernur Bali terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pe

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Kucurkan Bantuan Ngaben Massal Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Bali senantiasa diwujudkan secara nyata. Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, turun langsung melayat sekaligus menyerahkan Bantuan Pitra Yadnya (Ngaben Massal) Berbasis Desa Adat, Minggu (19/7/2026).  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascainsiden Ledakan di Acara Harkopnas, Bupati Klungkung Larang Penggunaan Balon Gas dalam Setiap Event

balitribune.co.id I Semarapura - Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung yang diselenggarakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Minggu (19/7/2026) siang, diwarnai insiden memilukan. 

Baca Selengkapnya icon click

Euforia Final Piala Dunia 2026, Ratusan Warga Bangli Padati Alun-Alun

balitribune.co.id | Bangli - Suasana nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Bangli berlangsung meriah dan penuh euforia. Ratusan penggemar sepak bola rela berjaga hingga dini hari, menembus dinginnya udara Kintamani, demi menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Ungkap Empat Kasus Peredaran Narkotika, Amankan 195 Paket Sabu

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung menggelar press release pengungkapan tindak pidana narkotika yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Klungkung selama periode Juni hingga pertengahan Juli 2026, bertempat di Lobby Polres Klungkung, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Semburan Belerang Kembali Landa Danau Batur, Pembudidaya Ikan Waspada

balitribune.co.id | Bangli - Fenomena alam semburan belerang kembali terjadi di kawasan Danau Batur, Kintamani, Bangli. Peristiwa yang rutin terjadi setiap tahun ini mulai terpantau di wilayah Desa Kedisan, Banjar Dukuh, dan Desa Abang Songan sejak Senin (20/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Kondisi ini membuat para pembudidaya ikan di kawasan tersebut diliputi rasa was-was.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.