Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengunjung Keluhkan Listrik di RSU Bangli Padam

Bali Tribune/Perawat dan penunggu pasien kebingungan karena listrik padam selama 1 jam.

Balitribune.co.id | Bangli - Listrik di Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli kurang lebih selama satu jam padam, Selasa (9/4). Kondisi tersebut mengganggu layanan di rumah sakit. Jelas, hal tersebut menuai keluhan dari pengunjung rumah sakit, dan suasana di RSU pun mencekam.

Salah seorang pengunjung rumah sakit mengatakan, kondisi tersebut sudah sangat fatal. Bila sedang berlangsung operasi sudah barang tentu risikonya sangat besar. "Ini sudah sangat fatal, layanan jadi terganggu. Tidak ada lampu emergency juga," ungkap pengunjung yang enggan disebutkan namanya.

Pria asal Bangli ini menyebutkan, pihak rumah sakit lamban dalam hal ini. Jika listrik mati, bisa memanfaatkan genset. "Sudah sejam mati, tapi ini lambat sekali. Infonya genset akan otomatis hidup kalau listrik mati, tapi komponen untuk menghidupkan otomatis tidak berfungsi. Hasilnya genset tidak berfungsi otomatis. Sayangnya lagi petugas tidak bisa menghidupkan secara manual. Sepertinya SDM memang kurang disini," sesalnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSU Bangli I Wayan Sudiana tidak menampik hal tersebut. Bahwa listrik di RSU padam dan genset tidak bisa hidup otomatis lantaran ada masalah pada komponen genset. "Biasanya genset hidup secara otomatis, dalam hitungan 1-2 menit genset sudah hidup. Karena ada masalah maka dihidupkan manual," jelasnya, sembari menyebutkan layanan sudah kembali normal.

Dia menyebutkan, untuk genset baru tiga hari lalu diujicoba dan kondisi bagus. "Kami rutin setiap dua minggu melakukan pengecekan. Hasil kemarin kondisinya normal," sebutnya. Terkait listrik padam berlangsung diseluruh ruang. Wayan Sudiana menyampaikan pemadam listrik tersebut tanpa pemberitahuan dari pihak PLN.

"Tidak ada pemberitahuan, kemungkinan gangguan baru. Biasanya kalau ada pemadaman pasti ada pemberitahuan, sehingga kami bisa mempersipakan segala sesuatunya," imbuhnya.

wartawan
AA Samudra Dinata
Category

Tinggalkan Insinerator, Bupati Gus Par Geber Pengolahan Sampah Modern Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia memperketat pengawasan terhadap teknologi pengolahan sampah berbasis pembakaran (termal). Menteri Lingkungan Hidup RI menegaskan bahwa fasilitas insinerator yang belum memenuhi ketentuan lingkungan belum diperbolehkan beroperasi.

Baca Selengkapnya icon click

Wakil Ketua I DPRD Badung Hadiri Penyerahan Simbolis Manfaat Jamsostek pada Peringatan Bulan K3 Nasional

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Badung, A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, menghadiri acara penyerahan secara simbolis Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dalam rangka Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

balitribune.co.id | Jakarta - Belum lama ini, beredar informasi bahwa terdapat sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Strategi Ekonomi Pemkab Tabanan Berbuah Manis, Hilirisasi Jalan, Pengangguran Berkurang

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2027, Selasa (10/2), bertempat di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Dasar Hukum Kuat, Gaji Dua Bulan Segera Cair Sekaligus

balitribune.co.id | Tabanan – Awal tahun 2026 menjadi masa penyesuaian bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Tabanan yang baru saja dilantik dan mulai menjalankan tugas pengabdiannya di berbagai unit kerja. Seiring dimulainya peran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan memahami harapan dan kegelisahan para PPPK Paruh Waktu terkait pencairan gaji perdana yang hingga saat ini masih dalam proses.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.