Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peningkatan Kasus Didominasi Cluster Keluarga, Kedisiplinan Masyarakat Dinilai Mengendor

Bali Tribune/ SOROTI - Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana menyoroti mengendornya kedisiplinan masyarakat dalam penerapan prokes.
Balitribune.co.id | Negara - Berbagai upaya strategis dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19, namun hingga sepuluh bulan penanganan pandemi ini, justru angka kasus terkonfirmasi di Jembrana semakin meningkat. Lonjakan kasus Covid-19 kini didominasi cluster keluarga. Kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dinilai kendor.
 
Hingga awal Januari 2021 ini angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana masih terus mengalami peningkatan. Bahkan setelah sempat masuk sebagai wilayah zona oranye, kini Jembrana kembali menjadi wilayah zona merah. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha Selasa (5/1), mengakui adanya peningkatan kasus Covid-19 di Jembrana. Teranyar, update data Covid-19 Selasa kemarin terjadi penambahan satu kasus terkonfirmasi Covid-19.  “Awalnya pasien suspect dan dirawat di RSU Negara, dinyatakan positif setelah hasil test swab PCR positif,” ujarnya. 
 
Sementara pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sembuh Selasa kemarin sebanyak empat orang, yakni tiga orang sebelumnya dirawat di RSU negara serta seorang di rawat di puskesmas. Ia mengakui sebulan terkahir ini memang terjadi kembali peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang signifikan. Sedangkan secara kumulatif kasus positif Covid-19 sudah mencapai 913 kasus dengan pasien sembuh sebanyak 819 serta kasus kematian sudah mencapai 28 orang. Dari jumlah kasus, itu dikelompokkan menjadi klaster keluarga, klaster perkantoran, pelaku perjalanan serta kegiatan adat dan agama. “Yang mendominasi akhir-akhir ini klaster keluarga. Dapatnya dari luar, ada keluarga yang berkegiatan di luar, membawa virus ke keluarga,” terangnya. 
 
Ia menekankan, dalam pola penanganan sangat penting memikirkan solusi dari hulu sampai hilir. Promosi kesehatan juga menurutnya harus masif. “Selain ke depan setelah tumbuh kesadaran tidak perlu operasi yustisi lagi. Juga dilakukan tracing dan testing dengan masif . Yang terakhir tentunya treatment agar kasus kematian bisa diminimalisir sekecil mungkin,” tandasnya. 
 
Bupati Jembrana I Putu Artha yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana menyebut melonjaknya angka kasus positif di Jembrana disebabkan banyak faktor. Di antaranya menurunnya tingkat disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kita akui sekarang masyarakat agak kendor (penerapan protokol kesehatannya). Kami juga serba salah melakukan penindakan karena keterlibatan masyarakat dalam jumlah cukup besar terjadi saat pelaksanaan kegiatan adat dan agama. Seperti upacara kedukaan,” ujarnya. 
 
Mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus tersebut jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana tidak tinggal diam. Beberapa langkah strategis penanganan diakuinya sudah dilakukan secara terus menerus, diantaranya sosialisasi penerapan prokes. Pihaknya secara rutin turun ke masyarakat bersama seluruh jajaran instansi terkait. Begitupula operasi penegakan kedisipilinan protokol kesehatan yang dipastikannya rutin digelar setiap dua kali sehari dengan melibatkan personil gabungan Satpol PP bersama Kepolisian dan TNI. Menurutnya kini sangat dibutuhkan kesadaran masyarakat. “Masyarakat terus kita ingatkan agar senantiasa disiplin. Tidak hanya menerapkan 3 M, tapi juga menghindari kerumunan serta menjaga kesehatan lingkungan,” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ketua DPRD Bangli Desak Pemkab Bentuk Satgas Pencegahan Rabies

balitribune.co.id I Bangli - Maraknya kasus gigitan anjing positif rabies  belakangan ini mendapat tanggapan serius dari kalangan DPRD Bangli. Dewan mendesak agar segera dibentuk Satgas  pencegahan rabies. Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika mengatakan isu rabies adalah sangat sensitif terutama untuk dunia pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Pertanian Klungkung Siaga Virus ASF, Pengawasan Kandang Babi Diintensifkan

balitribune.co.id I Semarapura - Kekhawatiran mulai dirasakan peternak babi di Bali setelah muncul laporan kematian ternak secara mendadak di sejumlah daerah. Kondisi ini memicu kewaspadaan pemerintah daerah terhadap potensi merebaknya kembali penyakit African Swine Fever (ASF) yang sebelumnya sempat menghantam sektor peternakan babi di Pulau Dewata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Denpasar Kreatif 2026: Wadah Sineas dan Fotografer Abadikan Esensi Budaya Kota

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata  menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Lomba Foto, Video dan Pameran Kreatif Denpasar  Tahun 2026. Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para Photografer dan Sineas dengan karya-karya yang luar biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Kapal Lestarikan Pura Beji Dedari, Dikelola Profesional sebagai Destinasi Penglukatan Spiritual

balitribune.co.id I Mangupura - Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Mengwi terus berupaya menjaga kelestarian kawasan suci Pura Beji Dedari sekaligus mengembangkan potensinya sebagai destinasi penglukatan spiritual yang tertata dan profesional. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan upacara melaspas sejumlah bangunan penunjang wisata di kawasan pura, Rabu (27/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati dan Wabup Badung Hadiri Karya Melaspas di Pura Dalem Suargan Bongkasa

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Upacara Ngeratep dan Melaspas Ida Betara di Pura Dalem Suargan, Banjar Kedewatan, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kamis (28/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.