Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pentingnya Olahraga bagi Penderita Diabetes Mellitus: Obat Alami dan Strategi Sederhana Mencegah Komplikasi

dr. I Dewa Ayu Made Dian Lestari, S.Ked
Bali Tribune / dr. I Dewa Ayu Made Dian Lestari, S.Ked

balitribune.co.id | Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah akibat gangguan produksi atau fungsi insulin. Jumlah penderita diabetes terus meningkat, dan sebagian besar kasus sebenarnya dapat dikelola dengan perubahan gaya hidup, salah satunya melalui olahraga teratur.

Olahraga bukan hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap regulasi gula darah serta pencegahan komplikasi jangka panjang.

Apa saja manfaat olahraga rutin ?

1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Saat berolahraga, otot menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Proses ini menurunkan kadar gula dalam darah tanpa tambahan obat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik rutin dapat menurunkan kadar HbA1c (penanda kontrol gula darah jangka panjang) sebesar 0,7–1% bahkan tanpa penurunan berat badan.

2. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Olahraga dapat meningkatkan kemampuan sel tubuh untuk merespons insulin. Ini sangat penting untuk penderita diabetes tipe 2, di mana masalah utama adalah resistensi insulin.

Meningkatnya sensitivitas insulin membuat tubuh lebih efisien menyerap glukosa, sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil sepanjang hari.

3. Membantu Menurunkan dan Mengendalikan Berat Badan

Kelebihan berat badan, terutama penumpukan lemak di perut, meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan memperberat kondisinya. Latihan aerobik dan latihan kekuatan terbukti membantu:

 • menurunkan lemak tubuh,

 • mempercepat metabolisme,

 • mempertahankan berat badan sehat.

Penurunan berat badan kecil, sekitar 5–7%, sudah cukup menurunkan risiko komplikasi secara signifikan.

4. Meningkatkan Kebugaran Kardiovaskular

Penderita diabetes rentan mengalami komplikasi seperti:

 • penyakit jantung,

 • stroke,

 • tekanan darah tinggi,

 • gangguan sirkulasi.

Olahraga rutin dapat memperbaiki fungsi jantung dan sirkulasi, serta menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

5. Mencegah Komplikasi Serius

Aktivitas fisik membantu mengurangi risiko:

 • nefropati (kerusakan ginjal),

 • neuropati (kerusakan saraf),

 • retinopati (kerusakan mata),

 • luka kaki diabetes yang berbahaya.

Dengan mengontrol gula darah lebih baik, risiko komplikasi jangka panjang dapat ditekan secara signifikan.

6. Meningkatkan Kualitas Hidup

Olahraga juga mendukung kesehatan mental. Aktivitas fisik membantu: mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, memperbaiki mood. Bagi penderita diabetes yang sering merasa cepat lelah, olahraga justru membantu meningkatkan energi sehari-hari.

Apa saja Jenis Olahraga yang Direkomendasikan ?

A. Aerobik (150 menit per minggu)

 • Jalan cepat

 • Bersepeda

 • Berenang

 • Senam

B. Latihan Kekuatan (2–3 kali per minggu)

 • Dumbbell ringan

 • Resistance band

 • Bodyweight (squat, push-up sederhana)

C. Aktivitas Ringan

 • Yoga

 • Tai chi

 • Berkebun

 • Membersihkan rumah

Bagaimana tips berolahraga bagi penderita Diabetes ?

Tips Aman Berolahraga untuk Penderita Diabetes

 • Cek gula darah sebelum olahraga, terutama jika menggunakan insulin.

 • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk mencegah luka.

 • Bawa camilan manis untuk mencegah hipoglikemia (gula darah rendah).

 • Minum air yang cukup.

 • Hindari olahraga intens saat gula darah sangat tinggi (>250 mg/dL) atau sangat rendah (<70 mg/dL).

 • Mulai perlahan, tingkatkan durasi dan intensitas secara bertahap.

Kesimpulan

Olahraga adalah salah satu terapi paling efektif, aman, dan murah untuk membantu penderita Diabetes Mellitus mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Kombinasi latihan aerobik dan kekuatan yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang harapan hidup. Dengan konsistensi dan bimbingan tenaga kesehatan, olahraga dapat menjadi bagian penting dari manajemen diabetes sehari-hari.

wartawan
dr. I Dewa Ayu Made Dian Lestari, S.Ked
Category

Turis Backpacker Kepergok Tidur di Kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Ulah wisatawan asing kembali menuai sorotan di Nusa Penida setelah  kedapatan tidur di kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Peristiwa ini pun memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.