Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penumpang Kapal Cepat di Padang Bai Turun

Bali Tribune/ TURUN – Paska kenaikan harga BBM, penumpang kapal cepat di Pelabuhan Padang Bai turun.



balitribune.co.id | Amlapura - Pasca kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar dan Pertalite serta Pertamax, aktifitas bongkar muat penumpang kapal cepat atau Faat Boat, di Dermaga Rakyat Padang Bai, Manggis, Karangasem, masih berjalan normal seperti biasanya.

Berdasarkan pantauan media ini di Dermaga Rakyat Padang Bai, Rabu (7/9/2022) sejumlah kapal cepat yang melayani rute penyeberangan wisatawan asing dan domestik, terlihat beroperasi memuat penumpang tujuan Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB. Hanya saja sejak adanya kenaikkan BBM beberapa waktu lalu, terjadi penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan, kendati sampai saat ini para operator kapal cepat masih memberlakukan tarif tiket harga lama.
 
"Sedikit ada penurunan jumlah penumpang sekarang ini, dari jumlah total seat dalam fast boat kami sebanyak 240 seat yang terisi hanya 170 seat," ungkap Kapten Rahman, Nahkoda MV Ekajaya, di ruang kemudi kapal.

Diakuinya pula saat ini belum ada kenaikkan harga tiket kapal cepat, artinya tarif tiket lama masih berlaku. Dimana untuk Kapal MV Ekajaya dengam fasilitas lengkap denhan Gross Tonage kapal yang besar, untuk sekali jalan harga tiket rute Padang Bai-Gili Trawangan sebesar Rp. 400.000.

"Untuk satu trip atau pelayaran pulang pergi, kami menghabiskan 1.5 ton BBM. Nah, untuk kenaikkan harga tiket belum, kami masih menunggu keputusan dari perusahaan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin ditemui di kantornya membenarkan jika untuk penyeberangan kapal cepat dari dan menuju Pelabuhan Rakyat Padang Bai belum mengalami kenaikkan.
 
"Masih menggunakan tarif lama. Soal rencana kenaikan tiket, kemarin para operator Kapal Cepat telah melakukan pertemuan membahas penyesuaian tiket. Namun kayaknya belum menemukan kesepakatan soal jumlah kenaikkan. Kita tunggu saja, nanti saya infokan kalau sudah ada kenaikkan," tegas Eka Suyasmin.

Untuk tarif lama yang saat ini masih berlaku, harga atau tarif tiket untuk masing-masing kapal cepat memang berbeda-beda. Untuk kapal cepat GT kecil harga tiketnya mulai Rp. 200.000 sekali jalan. Sedangkan untuk kapal cepat dengan GT besar dan fasilitas lengkap harga tiketnya bisa sampai Rp. 500.000 untuk sekali jalan.
 
Pihaknya juga membenarkan terkait menurunnya jumlah penumpang kapal cepat yang memang sebagian besar adalah wisatawan asing tersebut. Kalau biasanya sih samoai 1500 orang penumpang sehari, sekarang turun rata-rata 700 orang perhari.

wartawan
AGS
Category

Sempitkan Alur Sungai, Lima Pemilik Bangunan Dipanggil Satpol PP

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil paksa lima pemilik lahan di kawasan Jalan Kunti II, Seminyak, atas dugaan pelanggaran penyempitan alur sungai. Tindakan ilegal tersebut dituding menjadi pemicu utama banjir serta terhambatnya proses inspeksi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Unik, Perayaan Cap Go Meh Bertepatan dengan Purnama Kesanga

balitribune.co.id I Kuta - Perayaan Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung khidmat di Bali, Selasa (3/3/2026). Suasana religius terasa kian kental lantaran puncak hari ke-15 Imlek ini bertepatan dengan hari suci Purnama Kesanga bagi umat Hindu di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Lebaran, Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Baru BI

balitribune.co.id I Denpasar -  Layanan penukaran uang pecahan kecil yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H terus diburu masyarakat. Pada Rabu (3/3/2026), layanan ritel BI yang digelar di Masjid Baitul Mukminin BKDI Bali, kawasan Panjer, Denpasar, tampak dipadati warga yang ingin mempersiapkan kebutuhan Lebaran da

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Atasi Jalan Rusak, DPRD Buleleng Pastikan Anggaran Rp 68 Miliar di 2026

balitribune.co..id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Sebagai bentuk komitmen, anggaran sebesar Rp 68 miliar telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk tahun 2026 untuk perbaikan jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.