Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyelundupan Budidaya Perikanan Masih Marak, Avsec Bali Airport Gagalkan Peredaran Baby Lobster

Bali Tribune/ HASIL BUDIDAYA - Personel Avsec Bali Airport yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan hasil budidaya perikanan
balitribune.co.id |Kuta  - Tingginya nilai ekonomi dari hasil budidaya perikanan, seperti baby lobster menjadi motif utama dalam upaya penyelundupan yang marak dilakukan oknum penumpang di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Selama tahun 2018 hingga tahun 2019, personel Airport Security (Avsec) bandar udara setempat telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan hasil budidaya perikanan sebanyak 95 kantong berisi baby lobster.  
 
Trennya, penyelundupan tersebut  dilakukan dengan modus dimasukkan ke dalam tas ransel dan koper. Kasi Tata Pelayanan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Denpasar, Nyoman Suardana saat pemberian penghargaan kepada petugas Avsec Bali Airport, Selasa (26/11) di Kuta, Badung menyatakan, penggagalan penyelundupan ini merupakan perlindungan sumber daya air terutama udang dan lobster. "Tanpa kita lindungi, kekayaan kita akan punah. Untuk itu, sinergi ini harus secara terus menerus terjalin,” ucapnya. 
 
BKIPM dengan Avsec telah menjalin kerja sama terkait pemeriksaan lalu lintas ikan dan hasil perikanan melalui MoU yang disepakati pada tanggal 14 Februari 2019 lalu. Semenjak adanya bantuan dari Avsec, kata dia, penyelundupan hasil budidaya perikanan sudah mulai berkurang. "Dari data, Selama tahun 2019 ada sebanyak 6 kali penyelundupan. Sementara, pada tahun 2018 ada sebanyak lebih dari 6 kali upaya penyelundupan. Modusnya hampir sama menggunakan tas, bukan lagi menggunakan dus," beber Suardana.
 
Co. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sigit Herdiyanto menyampaikan, keamanan bandar udara merupakan salah satu perhatian utama bagi PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara tersibuk kedua di Indonesia ini.
 
Avsec di Bali Airport memiliki tugas utama dalam menjaga keamanan bandar udara dan keamanan penerbangan dari potensi ancaman dan gangguan eksternal maupun internal. Tingginya potensi penyelundupan barang terlarang melalui jalur udara turut menjadi salah satu tanggung jawab dari personel Avsec.
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Tanamkan Kesadaran Safety Riding pada 150 Siswa SMKN 2 Kuta Selatan

balitribune.co.id | Kuta – Astra Motor Bali terus berkomitmen mengedukasi generasi muda tentang pentingnya keselamatan berkendara melalui program Safety Riding Education. Kali ini, edukasi diberikan kepada 150 siswa SMKN 2 Kuta Selatan pada Selasa (16/9), dengan fokus pada kebiasaan menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor, baik untuk jarak jauh maupun dekat.

Baca Selengkapnya icon click

Kemiskinan di Badung Turun, Triwulan I 2025 Catat Tren Positif

balitribune.co.id | Mangupura - Kabupaten Badung mencatat tren positif dalam penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), pada Triwulan I tahun 2025 angka kemiskinan di Badung turun menjadi 1,9 persen, atau berkurang 0,4 persen dari posisi 2024 sebesar 2,3 persen. Capaian ini menempatkan Badung sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lindungi Biota Laut, PLTGU Pemaron Lakukan Peremajaan Jaringan Pipa Bawah Laut

balitribune.co.id | Singaraja – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) saat ini tengah mengerjakan proyek perbaikan jaringan di terminal khusus (tersus) lepas pantai kawasan perairan Lovina. Sejumlah proyek itu diantaranya pekerjaan perbaikan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Mooring Buoy dan pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) bawah laut. 

Baca Selengkapnya icon click

Banyak Kera Nakal, Pengelola Obyek Wisata Uluwatu dan Sangeh Minta Pemerintah Cek Rabies Secara Berkala

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelola obyek wisata Uluwatu di Pecatu, Kuta Selatan dan obyek wisata Sangeh di Abiansemal, Badung, mendorong pemerintah daerah setempat melakukan pengecekan rabies secara berkala.

Pasalnya, kedua obyek wisata ini "menjual" hewan kera sebagai daya tarik utama. Sementara itu kera masuk hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.