Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyuluh Agama Hindu Jalani Uji Kompetensi

Bali Tribune / Uji kompetensi penyuluh agama Hindu

balitribune.co.id | Gianyar - Di tempat dan agama lain, program sertifikasi penceramah/penyuluh agama memang menuai pro dan kontra. Namun, di Gianyar, penyuluh agama Hindu khususnya non PNS yang ada di bawah Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, justru wajib  diuji kompetensi.

Ini dinilai sangat penting untuk menyegarkan kembali terkait pemahaman dan pengetahuan yang dimiliki masing-masing penyuluh. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba saat pelaksanaan uji kompetensi penyuluh agama Hindu, Kamis (26/11).

Sebanyak 65 penyuluh yang ada tersebut mengikuti uji kompetensi guna persiapan perekrutan penyuluh periode 2021-2023. Selain itu juga memang ada arahan dari  Kementerian Agama dan Dirjen Bimas Hindu.  Dimana kementerian dan dari Dirjen Bimas Hindu mengistruksikan agar setiap tahun ada uji kompetensi atau assement.

“Dari assement ini supaya tahu apa hasil kompetensi yang dimiliki setiap penyuluh. Ini uji kompetensi seperti ngecas HP," tandasnya.

Menurut dia, uji kompetensi sebagai upaya menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Sehingga ketika penyuluh berada di tengah masyarakat dan bertemu dengan masalah, dan sesuai pengetahuan yang dimiliki  setidaknya dapat sebagai penengah atau mengedukasi masyarakat.

Disebutkan Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, uji kompetensi dilakukan untuk menentukan calon penyuluh yang profesional sesuai bidang keahlian, minat dan bakatnya. Bahkan dari 65 penyuluh itu akan ditugaskan di  desa se-Kabupaten Gianyar. Karena penyuluh ini nantinya akan menjadi ujung tombak penyebaran informasi maupun program pembinaan umat di masyarakat.

Tambahnya,  salah satu peran seorang penyuluh agama adalah memberikan tuntunan pengetahuan agama pada masyarakat. Terlebih di era yang serba cepat, canggih dan modern ini cukup banyak masyarakat yang mudah terprovokasi ketika ada berita yang tidak jelas atau hoax. Sehingga di sana penyuluh diharapkan mampu memberikan edukasi melalui media sosial.

Diharapkan penyuluh juga dapat menyampaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat dan dikomunikasikan pada kantor agama. Sebab penyuluh tujuan utamanya supaya bisa ngayah, menambah pengalaman dan bisa menambah relasi untuk bertukar pikiran melakukan penyuluhan.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.