Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyumbang Emas untuk Tinju Bali Nyambi jadi Penerjemah

PON
Pino Bahari saat bertugas jadi penerjemah di PN Denpasar.





BALI TRIBUNE - Nama Pino Bahari di era tahun 1990-an sempat jadi sosok yang dinanti di setiap naik ring. Berbagai medali ia torehkan untuk Bali bahkan untuk Indonesia.

Kini petinju yang dikenal jab-jab yang mematikan itu tidak lagi terlihat. Pria berumur 45 tahun ini lebih sering terlihat di Pengadilan Negeri Denpasar. Untuk apa?

Di sela kesibukannya sebagai pelatih untuk Pertina Badung, Pino mencoba mengais rejeki dengan memanfaatkan keahlian bahasa Inggris yang dimilikinya.

"Kerjaan sebagai penerjemah kebetulan karena saya banyak kenal para pengacara. Jadi saya mencoba untuk ambil kerjaan ini untuk penerjemah bahasa Inggris dari para terdakwa asing," ujar petinju yang sudah tiga kali menyumbang emas untuk Bali di PON.

Ditemui di sebuah kantin di Pengadilan Negeri Denpasar, Pino mengaku sejauh ini belum melihat perhatian pemerintah untuk atlet tinju berprestasi. Ia berharap agar ke depan ada semacam undang-undang olahraga yang dapat memperjuangkan para atlet berprestasi.

"Perhatian pemerintah terhadap para atlet tentu jadi dambaan kita semua khususnya atlet berprestasi. Dengan adanya undang-undang yang mengatur tentang nasib atlet ke depannya, setidaknya ada jaminan masa depan bagi para atlet. Seperti halnya jenjang pensiun bagi atlet berprestasi,"curahan Pino, Selasa (20/3).

Lanjut dia, jika nasib dari atlet terpenuhi ke depannya sudah tentu akan lebih mudah dalam meregenerasi atlet. "Mencari atlet tinju untuk pemula sulit. Jika nasib dan karier dari atlet terjamin, saya rasa akan mudah dalam mencari regenerasi," akunya.

Dikenangnya, terakhir di PON 1996 ia sumbangkan emas untuk Bali. Sebelumnya juga pada PON 1992 dan 1988. "Untuk di tingkat Asian Games saya sumbangkan emas pada tahun 90. Semua medali yang saya peroleh saat turun di kelas menengah 75 kg," kata pelatih di Pertina Denpasar ini.

Ia berharap agar karier atlet berprestasi tidak buntu. Setidaknya ada jenjang mereka untuk penataran bagi mereka yang ingin melangkah ke jenjang pelatih. Termasuk juga penataran atau semacam pelatihan bagi para hakim juri. Dengan demikian para pelatih maupun hakim juri di Bali bisa tersertifikasi dan ada pakem atau sistem untuk mengembangkan atlet menjadi juara.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.