Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perahu Terbalik, Nelayan Bungkulan Nyaris Tewas

Bali Tribune / EVAKUASI - Nelayan asal Banjar Dinas Dauh Munduk Desa Bungkulan, Kecamatan sawan bernama Made Subagia alias Senger dievakuasi setelah perahunya pecah dihantam gelombang.
balitribune.co.id | SingarajaNasib nelayan asal Banjar Dinas Dauh Munduk Desa Bungkulan, Kecamatan sawan bernama Made Subagia alias Senger (54) termasuk beruntung. Dihantam cuaca buruk saat melaut, perahu yang ditumpangi Senger terbalik dan nyaris membuatnya kehilangan nyawa. Beruntung disaat kritis, Senger menemukan rumpon (rumah ikan) yang mengapung ditengah laut.
 
Peristiwa itu berawal saat Senger pamit untuk pergi melaut untuk memancing ikan tongkol Senin (23/5) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari. Ia melaut biasanya membawa handphone namun kali ini alat komunikasi itu lupa ia bawa dan tertinggal. Biasanya, nelayan tersebut tiba kembali dari memancing pada pukul 15.00 sore. Namun kali ini hingga pukul 19.00 malam, Senger belum terlihat ada tanda-tanda kembali kedarat.
 
Menurut anak Senger bernama Kadek Suardika, setelah pukul 19.00 malam bapaknya tidak jelas keberadaannya terlebih membawa BMM hanya 15 liter, ia lantas melaporkannya ke Kepala Desa setempat dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas.
Mendengar ada salah satu nelayan melaut belum kembali, rekan-rekan Senger sesama nelayan kemudian melakukan pencarian bersama Sat Polair Polres Buleleng Tim SAR Buleleng, unsur AL dari Pos AL Celukan Bawang serta unsur terkait. Mengingat cuaca buruk, pencarian tidak dilakukan malam hari namun ke esokan harinya, Selasa (24/5) sejak pukul 05.00 pagi dilakukan pencarian dengan menyisir perairan Bali Utara.
 
Tak lama kemudian sekitar pukul 07.45 wita didapat kabar keberadaan Senger telah ditemukan mengapung pada sebuah rumpon merah putih arah dari kota Singaraja 25 km keutara dalam kondisi selamat.
 
Kasat Polair Polres Buleleng AKP I Wayan Parta, SH membenarkan salah satu nelayan asal Desa Bungkulan ditemukan dalam kondisi selamat ditengah laut dan telah di evakuasi kedarat. Dari keterangan Senger, kata AKP Wayan Parta, saat tengah memancing tiba-tiba salah satu katir penyeimbang perahunya patah akibat dihantam gelombang dan menyebabkan perahunya terbalik.
 
“Dengan sisa patahan katir, korban berusaha mencari rumpon terdekat untuk menyelamatkan diri. Lokasi rumpon tempat korban ditemukan berjarak 25 mil laut dari darat dan selanjutnya oleh tim dilakukan Evakuasi ke darat dalam keadaan stabil dan tidak memerlukan perawatan medis lebih lanjut,” jelas AKP Wayan Parta, Selasa (24/5).
 
Atas peristiwa itu, AKP Wayan Parta menghimbau kepada nelayan saat pergi melaut, selain memperhatikan kondisi cuaca, hendaknya selalu membawa handpone sebagai alat komunikasi dan alat keselamatan (life jaket).
 
“Lakukan pemeliharaan secara periodik terhadap sarana dan alat tangkap seperti perahu sehingga laik pakai. Dan yang terpenting jangan melaut jika cuaca sedang tidak bersahabat,” tandasnya.
wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click

Puting Beliung Terjang Sesandan, Atap 9 Rumah Warga Porak-poranda

balitribune.co.id I Tabanan - Angin puting beliung menerjang sejumlah rumah di lingkungan Banjar Sesandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan pada Selasa (7/4/2026) sore. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, setidaknya ada sembilan rumah warga yang atapnya mengalami kerusakan akibat peristiwa itu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.