Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perayaan Hari Lahir Mahatma Gandhi ke-150

Bali Tribune/Tarian India dalam mengenang lahirnya Mahatma Gandhi.
Balitribune.co.id | Denpasar - Konsulat Jenderal (Konjen) India di Bali mengakhiri dua tahun kegiatan Perayaan Hari Lahir Mahatma Gandhi yang ke-150 atau "Gandhi @150" pada 2 Oktober 2020 lalu. Mohandas Karamchand Gandhi (1869-1948), yang akrab dipanggil Mahatma (bermakna Jiwa Agung) Gandhi, dianggap sebagai "Bapak Bangsa India" yang menghabiskan hidupnya dengan bekerja untuk mengangkat derajat rakyat yang tertindas. 
 
Sebagai pengakuan atas pentingnya ajaran Gandhi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan hari lahirnya, 2 Oktober, sebagai "Hari Tanpa Kekerasan Internasional". Lima pilar non-kekerasan Mahatma Gandhi adalah rasa hormat, pengertian, penerimaan, penghargaan, dan kasih sayang yang merupakan dasar dari keberadaan umat manusia. 
 
Dunia modern melihat banyak tantangan menuju anti kekerasan, namun pesan Gandhi tentang kekuatan kejujuran memberikan arahan tentang apa yang harus diikuti. Sejak tahun lalu, Konjen India di Bali memperingati 'Gandhi @150' dengan rangkaian sejumlah kegiatan.
 
Pertama, bekerja sama dengan The Anvaya Beach Resort dan Bali Sea Turtle Society dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Sabtu, 13 Juli 2019) di Pantai Kuta. Kedua, saat Konjen India merayakan hari lahir Gandhi (11 September-2 Oktober 2019) lalu, dimana pihak Konjen India mendorong masyarakat di dalam dan luar negeri untuk menghindari pemakaian barang-barang plastik sekali pakai serta pengelolaan sampah plastik untuk daur ulang yang benar dan pembuangan semua sampah plastik secara efektif. 
 
Ketiga, pada 2 Oktober 2019, bekerja sama dengan Museum Pasifika, Konjen India di Bali menyelenggarakan pameran foto bertema "Kehidupan Mahatma Gandhi",  dilanjutkan dengan Festival Makanan Vegetarian.
 
Pada tahun terakhir perayaan, ditengah situasi pandemi saat ini, Konjen India di Bali menyelenggarakan beberapa program secara virtual. Pertama, mementaskan dua tarian oleh Pusat Kebudayaan India (Swami Vivekananda Cultural Centre, Bali) yang ditarikan oleh dr Pompi Paul dan diiringi lagu favorit Mahatma Gandhi "Vaisnav Jan To Tene Kahiye". Tarian selanjutnya dibawakan oleh grup tari "India in Bali", terdiri dari para penari muda Bali yang aktif mempromosikan budaya India.
 
Dalam sambutan singkatnya pada perayaan tersebut, Konsul Jenderal India Prakash Chand menekankan tentang pentingnya ajaran Mahatma Gandhi yang tercermin pada kebijakan Pemerintah India dalam memajukan bangsa. Juga menampilkan sambutan yang disampaikan oleh beberapa tokoh penting, yang berbicara tentang ajaran Mahatma Gandhi di dunia kontemporer.
 
Bahkan Konsul Jenderal India itu juga memimpin upacara penghormatan tabur bunga kepada Mahatma Gandhi di Kantor Konjen India di Bali serta di kompleks Universitas Udayana (Unud), Denpasar, dimana terdapat patung Mahatma Gandhi yang berdiri sejak tahun 2015 lalu.
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Wabup Tjok Surya Minta Petugas Jaga Kebersihan Pasar Rakyat

balitribune.co.id I Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Surya Putra memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para petugas pengelola Pasar Semarapura, Pasar Galiran, dan Pasar Kusamba untuk meningkatkan kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di ruang rapat Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung, Selasa (8/9/2026).   

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Payung Hukum Galian C Buleleng Makin Tegas, Tidak Ada Lagi Celah Penyalahgunaan Tata Ruang

balitribune.co.id I Singaraja - Aktivitas Galian C di Kabupaten Buleleng kini memiliki pijakan tata ruang yang lebih jelas. Setelah lama kerap dipersepsikan berada di wilayah abu-abu, sejumlah kawasan yang memiliki potensi pertambangan batuan telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng Tahun 2024–2044.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Desa di Denpasar Rencanakan Gelar Pasar Murah LPG 3 Kg

balitribune.co.id I Denpasar - Sepekan terakhir  eceran LPG 3 kilogram di Denpasar sempat mengalami kelangkaan. Mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, sejumlah desa di Denpasar menggelar pasar murah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar mencatat sudah ada 3 desa yang megajukan pelaksanaan pasar murah dengan mengglontorkan 100 tabung per harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.