Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perayaan Hari Raya Tumpek Landep, Gubernur Bali I Wayan Koster Sembahyang Bersama di Pura Besakih

Bali Tribune / SEMBAHYANG - Gubernur Bali I Wayan Koster saat melakukan persembahyangan bersama di Pura Batu Madeg, Besakih, Karangasem dalam rangkaian Hari Raya Tumpek Landep

balitribune.co.id | Amlapura - Hari raya Tumpek Landep dalam penanggalan Umat Hindu Bali, jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Landep dan jatuh pada setiap 6 bulan sekali. Untuk hari raya Tumpek Landep kali ini, Gubernur Bali, I Wayan Koster dan jajaran Pemerintah Provinsi Bali, bersama Bupati Karangasem, I Gede Dana dan jajaran Pemkab Karangasem, Sabtu (5/11) melaksanakan persembahyangan bersama di pura Batu Madeg, komplek Pura Besakih, Karangasem.

Persembahyangan yang dipimpin oleh pemangku pura setempat berlangsung khusyuk, dimana usai Pemuspaan, Gubernur Bali menyampaikan, berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2022, tentang Tata Titi Kehidupan Basyarakat Bali agar semua Hari Raya Tumpek yang ada, agar di rayakan atau dilaksanakan sesuai dengan fiuingsi dan maknanya.  “Jadi secara rutin semua Rahina atau Upacara Tumpek agar dilaksanakan, sebagai laku hidup Masyarakat Bali sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” tegas Gubernur.

Dijelaskan, dalam Kalender Bali atau Penanggalan Umat Hindu Bali, dikenal ada beberapa hari raya suci Tumpek yang merupakan bagian dari ajaran Agama Hindu di Bali. Masing-masing upacara arau hari suci Tumpek itu sendiri memiliki makna dan fungsi yang berbeda-beda. SE Gubernur Nomor 4 Tahun 2022 mempertegas kembali agar seluruh hari raya suyci Tumpek agar dilaksanakan secara rutin.

Dari beberapa literatur disebutkan, Hari raya Tumpek Landep merupakan hari suci yang dikhususkan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dalam wujudnya sebagai Dewa Senjata (Pasupati). Upacara Tumpek Landep ini memiliki makna yang tinggi yang berhubungan dengan kehidupan manusia di dunia, yakni ketajaman fikiran manusia. Jadi Tumpek Landep adalah hari raya mengandung arti permohonan sekaligus ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang telah memberikan kemudahan, rahmat dan ketajaman pikiran.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali juga mengajak masyarakat untuk bersama mendoakan agar pelaksanaan KTT G20 di Nusa Dua Bali pada Tanggal 15-16 Nopember mendatang bisa berjalan aman dan lancar.

wartawan
AGS
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.