Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perbaikan Jaringan Irigasi Bebengan Rp3,4 Miliar

soma
Bali Tribune/ I Made Soma.
balitribune.co.id | Bangli  - Banjir badang yang terjadi tahun lalu mengakibatkan jaringan irigasi di Tukad (sungai) Bebengan, Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli  hancur. Akibatnya ratusan hektar sawah tidak mendapat pasokan air. Sementara upaya perbaikan direncanakan akan dilaksanakan  tahun ini  dengan  alokasi anggran Rp 3,4 Miliar.
 
 Sekretaris  Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan  dan Kawasan Pemukiman (PUPR-Perkim) Bangli, I Made Soma  mengatakan rusaknya jaringan irigasi yang masuk wilayah Daerah Irigasi (DI) Sidembunut mengakibatkan ratusan hektar lahan persawahan tidak mendapat suplay air, sehingga praktis petani tidak bisa melakukan pola tanam. “Hancurnya jaringan irigasi karena debit curah hujan yang tinggi  dan kondisi jaringan memang tidak permanen,” jelas Made Soma, Jumat (10/1).
 
Kata Made Soma, untuk perbaikan memang kami usukan kepusat lewat dana DAK.  Sebagai tindak lanjutnya usulan tersebut kami sampaikan  dalam rapat teknis yang berlangsung di Makasar bulan lalu. Dalam rapat kami paparkan kondisi riil dilapangan berikut  perencanaannya,” tegas Made Soma seraya menambahkan untuk perbaikan dianggarkan dari DAK Penungasan dengan alokasi dana Rp  3,4 Miliar.
 
Sesuai perencanaan adapun scup pekerjaan yakni membuat terowoang air sepangjang hampir 100 meter dan membuat sederan untuk dingding penahan tanah  (DPT). “Memang sebelumnya sudah ada terowongan air  tapi dari hasil kajian kekuatananya tidak menjamni karena adanya retakan maka dibuat terowongan air yang baru,” sebut Sekretaris asal Gianyar ini.
 
Semenentara kapan proses pengerjaan akan dilaksanakan, Made Some tidak berani memastikan kapan waktu pasti pengerjaanya, pasalnya untuk kegiatan akan ditenderkan lewat Unit Layanan Pengadaan (ULP). Proses awal sebelum kegiatan dibawa ke ULP, terlebih dahulu harus dibuat SK penujukan sebagai Pengguna Anggaran (PA). “Untuk SK penunjukan sebagai Penguasa Anggaran digodok di Pemda,” ujar Made Soma.
 
Setelah ditunjuk sebagi sebagai penguasa anggaran baru bisa dibentuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang bertugas menyusun perencanaan pekerjaan, menetapkan spesifikasi teknis, menetapkan HPS. “Setelah semua document lengkap baru dikirim ke ULP untuk proses pelelangan,” kata Made Soma.
wartawan
Agung Samudra
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.