Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perbatasan Darmasaba-Peguyangan Bau Amis dan Jorok, Saluran Irigasi Dipenuhi Sampah

Bali Tribune/ MENUMPUK - Sampah bercampur sisa potongan hewan menumpuk di saluran irigasi perbatasan Darmasaba-Peguyangan, sehingga menimbulkan bau tak sedap dan jorok.

Bali Tribune, Mangupura - Tumpukan sampah dan bau amis di Jalan Katjong Sleman, tepatnya di perbatasan Banjar Bersih Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung dengan Banjar Gunung dan Banjar Saih, Peguyangan, Denpasar terus menjadi sorotan. Sampah yang menumpuk di saluran irigasi tersebut, tidak hanya berasal dari rumah tangga, tapi juga sisa bekas potongan hewan.  Praktis, bila warga melewati jalur perbatasan Badung dan Denpasar itu, bau tak sedap menyengat hidung. Parahnya lagi, saat hujan lebat sampah berisi sisa potongan tubuh dan bulu hewan yang diduga kuat bersumber dari Rumah Potong Hewan (RPH) bahkan sampai meluber ke sawah dan jalan raya. Informasi yang dihimpun di lokasi, pemandangan tak sedap ini hampir terjadi tiap hari di perbatasan Darmasaba-Peguyangan ini. "Sudah dari dulu. Kalau air besar, sampah meluap kemana-mana," ungkap seorang petani, Selasa (26/2). Persoalan ini menurutnya sudah diketahui oleh instansi terkait, baik Pemkab Badung maupun Pemkot Denpasar. Akan tetapi, tumpukan sampah bersama sisa potongan hewan tetap saja muncul. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Putu Eka Merthawan membenarkan sudah pernah menangani masalah sampah di lokasi ini, namun terus berulang. Pihaknya kini mengembalikan penanganan ke krama setempat. "Ini kami lempar lagi ke sumber sampahnya. Sumber sampahnya adalah krama. Yang kedua, dari pengawasan pimpinan di sana. Kepada Pak Kades, Pak Kelihan, tolonglah memberikan pembinaan kepada krama. Yang ketiga kepada usahawan di sana tolonglah mencari izin. Kalau begini kan kita kesannya ada masalah baru ditindaklanjuti. Padahal sumber masalahnya kan mereka," ujarnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa pihaknya bisa saja membantu melakukan pembersihan sekali dua kali. Namun jika berkalai-kali seperti ini, tentunya tidak bisa. "Silakan berusaha, tapi ikuti prosedurnya. Jangan menomorsatukan ekonomi, tapi menomorduakan lingkungan,” tegas mantan Camat Petang ini sembari berharap masyarakat sadar akan menjaga kebersihan. Hal senada juga disampaikan Perbekel Darmasaba, I Made Taram. Menurutnya, sampah ini sudah terjadi dari dulu. Pihaknya pun sudah sempat mengarahkan ke masing-masing Kelihan Banjar agar mengimbau warga tak membuang sampah di saluran air. "Kami sudah turunkan ke masing-masing Kelihan agar sampah tidak meluap. Sehingga tidak mengganggu kepentingan-kepentingan teman-teman kita di Kota Denpasar. Terutama terkait saluran irigasi," ungkapnya. Hanya saja, nyatanya permasalahan sampah ini tak kunjung usai. Oleh Pemerintah Kota Denpasar, kata dia, dibuat penampungan sampah di saluran air. Tujuannya, agar sampah tak terlanjur hanyut. Sayangnya, sampah kerap memumpuk di tempat penampungan, bahkan meluber ke sawah.  "Sampah di penampungan bukan asli dari Banjar Bersih aja, tapi dari hulu. Dari Banjar Taman juga ada, dari Banjar Baler Pasar ada juga, sehingga sampai ke hilir," ungkapnya. Ia juga tak menampik ada limbah RPH di antara sampah tersebut. “Limbah dari pemotongan hewan juga ada,” imbuhnya. Secara terpisah, pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung juga menyayangkan adanya limbah berupa sisa pemotongan hewan yang dibuang di saluran air di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Abiansemal. Instansi ini mengaku akan kembali memberikan pembinaan kepada para peternak dan pemotong hewan di kawasan itu. Setelah dibina tetap membandel, maka pihaknya tidak segan akan menjatuhkan sanksi sesuai peraturan berlaku. Plt Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Putu Oka Swadiana mengatakan pihaknya selama ini sudah melakukan pembinaan kepada peternak dan pemotong hewan di sekitar lokasi. "Kami sudah membina peternak dan pemotong itu. Jika masih melanggar membuang sampah-sampahnya, bisa ditindak sesuai peraturan perundangan Lingkungan Hidup yang berlaku," katanya. Disinggung terkait Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di sekitar lokasi apakah berizin atau tidak, pihaknya menegaskan pemerintah hanya mengelola RPH untuk sapi yang ada di Mambal. Sementara RPH lainnya dikelola oleh pihak swasta. "Kalau RPH untuk sapi, Pemkab Badung punya di Mambal. Itu sudah tertib. Tapi tempat pemotongan ayam dan yang lain itu dilakukan oleh swasta," jelasnya. Oka Swadiana yang juga Kadis Perikanan Badung ini pun meminta kepada para peternak atau pemotong hewan agar tak sembarang membuang limbah. "Kami akan turun ke lokasi untuk mengecek. Selama ini sudah berulang kali kami kasih tau agar tidak sembarangan membuang limbah," tegasnya. 

wartawan
I Made Darna
Category

Dianggarkan Rp 4,5 Triliun, Badung Kebut Jalan Sepanjang 17,7 Km dari Gatsu Barat-Canggu-Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Pemkab Badung menyiapkan anggaran jumbo Rp 4,5 triliun untuk pembangunan jalan baru sepanjang 17,7 kilometer yang menghubungkan Gatsu BaratCangguTerminal Mengwi. Proyek ini menjadi salah satu prioritas dalam penguatan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

TPA Suwung Tolak Sampah Organik, Pemkab Badung Siapkan Tempat di Tiap Kecamatan

balitribune.co.id I Mangupura - Langkah tegas diambil Pemerintah Kabupaten Badung menyusul kebijakan TPA Suwung yang resmi berhenti menerima kiriman sampah organik per 1 April 2026.

Sebagai solusinya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyiapkan sejumlah titik strategis di setiap kecamatan untuk menampung dan mengolah sampah organik, salah satunya memanfaatkan lahan eks Balai Benih Ikan (BBI) di Sangeh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hendak Kabur ke Pulau Jawa, Pelaku Curanmor Diciduk di Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Gilimanuk sebagai pintu gerbang Bali memiliki posisi strategis bagi keamanan di pulau Bali. Tidak sedikit pelaku kejahatan berhasil ditangkap di Gilimanuk saat hendak kabur ke luar Bali. Teranyar, seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) diamankan polisi bersama warga saat akan menyeberang ke Jawa pada Selasa (31/3/2026) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gedung Poliklinik Lantai Lima Akan Dibangun di RSUD Wangaya, Alokasi Anggaran Rp100 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - RSUD Wangaya Denpasar bersiap melakukan transformasi infrastruktur besar-besaran guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Proyek strategis ini diawali dengan pembangunan gedung poliklinik terpusat berlantai lima yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal Mei 2026. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Lantik Tiga Perbekel PAW

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik tiga Perbekel Antar Waktu (PAW) di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (31/3/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gst. Anom Gumanti, Wakil Ketua Komisi I I Gusti Lanang Umbara, jajaran pejabat Pemkab Badung, camat se-Badung, serta unsur organisasi kemasyarakatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.