Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perebutan Kursi di Internal Partai PDIP Ketat, Sadam Unggul Tipis dari Rai Santini

Bali Tribune/ Caleg PDIP Dapil 1, I Ketut Arsana Yasa (Sadam).
balitribune.co.id | Tabanan - Pertarungan para Calon Legislatif (Caleg) dalam memperebutkan kursi untuk di DPRD Tabanan cukup sengit. Selain bertarung dengan Caleg diluar Partai, juga yang tidak kalah ketat pertarungan di Internal Partai itu sendiri.
 
Seperti Caleg Pendatang baru di PDIP untuk Dapil I Tabanan, Kecamatan Tabanan-Kerambitan, I Ketut Arsana Yasa dan Ni Made Rai Santini. Dua Caleg ini bersaing dalam memperebutkan kursi karena selisih suara mereka sangat tipis. Dimana dalam perebutan kursi kesembilan, yang didapat oleh PDIP diraih oleh Caleg I Ketut Arsana Yasa bersaing ketat dengan Caleg Ni Made Rai Santini, dimana I Ketut Arsana Yasa unggul 13 suara dari Ni Made Rai Santini. Dimana I Ketut Arsana Yasa mendapatkan total suara sebanyak 3.580 sedangkan Ni Made Rai Santini sebanyak 3.567 suara.
 
I Ketut Arsana Yasa yang akrab dipanggil Sadam ini saat dihubungi sangat bersyukur dirinya bisa lolos berdasarkan hasil Pleno di PPK Tabanan dan Kerambitan. Menurutnya meskipun saat ini dirinya dinyatakan lebih unggul dari calon lainnya dan lolos untuk ke DPRD Tabanan berdasarkan hasil Pleno di Dapil 1, namun dirinya tidak mau merayakan kemenangan dengan cara berlebihin. Tapi yang terpenting adalah mengucap syukur kepada Tuhan yang maha esa karena sudah dilindungi dan diberikan anugrah keberhasilan serta berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung dirinya untuk lolos menuju DPRD Tabanan. "Kita ucapkan syukur kepada Tuhan Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang sudah melindungi dan memberikan anugrah keberhasilan. Selain itu saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung saya selama ini," ucapnya, selasa (30/4).
 
Terkait sebelumnya adanya prediksi bahwa dirinya tidak lolos, menurut Sadam hal itu biasa dalam politik, yang namanya prediksi tidak bisa disalahkan. Namun bagaimana menyikapi hal tersebut, terutama untuk para pendukung yang merasa kecewa agar tidak melakukan hal yang anarkis. Tapi berdasarkan data yang dimiliki sebelumnya dirinya tetap optimis kalau lolos untuk di DPRD Tabanan. Meskipun ada pemberitaan di beberapa media massa menyatakan dirinya tidak lolos, namun dirinya tetap tenang sambil menunggu hasil Pleno dari KPU, karena hasil resmi ada di KPU. "Kita patut bersyukur dengan dinyatakan saya lolos berdasarkan hasil Pleno di Dapil 1. Mudah-mudahan jalan ini merupakan langkah awal menuju membangun Kabupaten Tabanan kedepan," tambahnya.
 
Dimana dalam hasil Pleno di Kecamatan Tabanan dan Kerambitan, Total suara yang diraih oleh Partai PDIP yaitu 53.925 suara, Partai Golkar meraih 10.893 suara dan Partai Nasdem meraih 5.731 suara. Dari 10 kursi yang diperebutkan Partai PDIP mampu meraih 7 kursi, sisanya 2 kursi diraih oleh Partai Golkar dan 1 kursi lagi diraih oleh Partai Nasdem.
 
Dari total suara yang diraih oleh masing-masing partai maka komposisi untuk pembagian 10 kursi yang diperebutkan yaitu, untuk kursi pertama diraih oleh PDIP yaitu I Made Dirga dengan total perolehan suara 12.153. Kemudian untuk kursi kedua juga diiraih oleh caleg dari PDIP, yakni I Gusti Komang Wastana dengan perolehan 7.694 suara. Sedangkan untuk perebutkan kursi ketiga diperoleh dari kader Partai Golkar, Ni Made Meliani dengan perolehan 4.431 suara, dan untuk kursi keempat kembali diraih oleh PDIP, yaitu I Wayan Lara, dengan perolehan 5.887 suara.
 
Untuk kursi kelima juga kembali direbut kader PDIP I Wayan Widnyana yang berhasil meraih 5.662 suara, dan untuk kursi keenam juga diraih oleh PDIP yaitu I Gede Putu Desta Kumara dengan memperoleh 4.918 suara. Sedangkan untuk kursi ketujuh diraih oleh Partai Nasdem, yaitu I Gede Sudiartha, dengan perolehan suara 1.649, dan untuk kursi kedelapan kembali didapat oleh PDIP, yaitu Ni Made Rahayuni yang memperoleh 4.289 suara. Kemudian untuk kursi kesembilan juga kembali didapat oleh PDIP, yakni I Ketut Arsana Yasa, yang memperoleh 3.580 suara. Sedangkan terakhir untuk kursi kesepuluh diraih oleh  kader Partai Golkar I Made Asta Dharma dengan perolehan 4.138 suara.
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.