balitribune.co.id | Gianyar - Temuan penghuni rumah kos dalam kondisi tak bernyawa sempat riuhkan suasana lingkungan di Jalan Raden Wijaya Gang II Nomor 6A, Lingkungan Candibaru, Kelurahan Gianyar, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Korban diketahui bernama Ni Putu Ayu Adi (47) dan diduga meninggal karena sakit.
Dari informasi yang diterima, Kamis (24/9/2026), Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya, Ni Putu Ariani (60), sekitar pukul 14.25 Wita. Saat itu, Ariani datang bersama seorang temannya untuk menjenguk korban yang diketahui sedang mengalami sesak napas.
Setibanya di lokasi, kamar korban dalam kondisi gelap. Menggunakan senter dari telepon seluler, Ariani melihat korban dalam posisi terlentang di lantai dan tidak bergerak. Kaget melihat kondisi tersebut, Ariani kemudian meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian itu kepada kepala lingkungan serta kepolisian.
Menerima laporan, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan bersama Kanit Reskrim Iptu Gde Densa Prana dan personel piket fungsi mendatangi lokasi. Petugas Unit Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya barang pribadi korban yang hilang. Sejumlah barang milik korban, seperti identitas diri, buku tabungan, kartu ATM, obat-obatan, kacamata, Salonpas dan barang pribadi lainnya, ditemukan di lokasi dan diamankan untuk pendataan. Korban selanjutnya dibawa ke RSU Sanjiwani Gianyar untuk pemeriksaan luar. Korban tiba di UGD sekitar pukul 15.00 Wita dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan luar dokter menemukan kaku mayat pada bagian bawah tubuh korban. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter menyampaikan pemeriksaan lebih lanjut melalui autopsi diperlukan untuk memastikan penyebab kematian secara medis.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan, penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pengamanan TKP, pemasangan garis polisi, olah TKP, pemeriksaan saksi hingga koordinasi dengan Unit Identifikasi, Satreskrim Polres Gianyar dan pihak rumah sakit. “Untuk penyebab pasti meninggalnya korban, kami tetap mengacu pada hasil pemeriksaan medis,” ujar Kompol I Made Adi Suryawan.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat hipertensi dan vertigo. Keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Polsek Gianyar bersama Satreskrim Polres Gianyar masih melengkapi pendataan dan administrasi terkait penanganan peristiwa tersebut.