Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringati HKN ke-59 Layanan Kesehatan Jadi Fokus Utama

Bali Tribune / HKN - Wakil Bupati Karangasem saat menghadiri puncak peringatan HKN ke 59 di lapangan budaya Chandra Buana

balitribune.co.id | Amlapura - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 di Karangasem difokuskan di Taman Budaya Chandra Bhuana, Minggu (26/11). Dalam peringatan tersebut Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem terus fokus dalam pelayanan kesehatan masyarakat khususnya masalah stunting yang masih terjadi di Karangasem.

Peringatan HKN ke-59 tersebut dihadiri Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa yang mewakili Bupati Karangasem I Gede Dana. Dalam sambutannya, Artha Dipa mengungkapkan pembangunan di Bidang Kesehatan merupakan salah satu dari 7 prioritas pembangunan daerah di Kabupaten Karangasem saat ini.

Menurutnya, arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan kesehatan, berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai. "Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja(PPPK) khusus Kesehatan Pada Pemerintah Kabupaten Karangasem Tahun 2023 diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan lebih baik lagi," ungkapnya.

Menurut Artha Dipa, untuk mencapai Transformasi Kesehatan dalam Indonesia Maju memerlukan dukungan dari semua pihak. peran aktif Camat sebagai penguasa wilayah dan Kepala puskesmas sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan layanan kesehatan menjadi lebih baik. "Mari bersama-sama kita dukung kegiatan ini sehingga kita dapat mewujudkan penguatan sistem kesehatan di berbagai sektor sehingga seluruh komponen masyarakat dapat kembali produktif dan sehat," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem dr I Gusti Bagus Putra Pertama mengungkapkan, menggerakkan pelayanan dan pembangunan kesehatan di Kabupaten Karangasem, sampai dengan saat ini jajaran kesehatan Karangasem didukung oleh 2.622 orang tenaga kesehatan dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi.

Sampai saat ini yang bekerja pada Dinas Kesehatan dan  33 fasilitas pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta. fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah seperti puskesmas pembantu, puskesmas, RS Pratama mapun RSUD dan fasilitas milik swasta berupa RS swasta, klinik dan praktek mandiri.

Menurutnya, sampai saat ini, upaya meningkatkan jangkauan dan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karangasem sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Karangasem dengan adanya Pelayanan Antar Jemput Pasien (AJP) dan Pelayanan Antar Jemput Jenasah (AJJ) secara gratis.

wartawan
AGS
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.