balitribune.co.id | Denpasar - Dalam upaya memastikan optimalisasi pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta mempererat sinergi dengan mitra fasilitas kesehatan, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (6/5/2026). Dalam kunjungannya, Vetty memantau secara mendalam alur pelayanan peserta JKN, khususnya di Gedung Kesehatan Ibu dan Anak.
Salah satu fokus peninjauan adalah pelayanan di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), kemudian menuju ruang perawatan terdapat proses pemulihan pasien pasca-perawatan intensif. Tak hanya itu, Vetty juga mengunjungi peserta JKN yang tengah bersiap menjalani tindakan operasi jantung. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan beberapa peserta rawat jalan dan pasien rawat inap guna mendengar langsung mengenai pengalaman mereka menggunakan layanan JKN.
"Kolaborasi dengan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah telah berlangsung cukup lama. Terimakasih untuk segala upaya yang dihadirkan untuk memastikan setiap peserta JKN mendapatkan haknya secara optimal, mulai dari administrasi hingga penanganan medis yang berkualitas," ujar Vetty.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma menyambut baik koordinasi intensif kunjungan dari BPJS Kesehatan. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi layanan agar selaras dengan semangat BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Bersama-sama kita perkuat kolaborasi dalam memberikan layanan kesehatan yang bermutu, inklusif, dan efisien. Ini penting agar JKN ini dapat semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas” ujar Ngurah.
Riatun Napi’ah (38) salah satu peserta JKN yang mendapatkan kunjungan, menyampaikan rasa syukurnya atas pemanfaatan layanan JKN untuk pengobatan putrinya. Riatun bersama keluarganya tinggal di Jembrana, cukup jauh jarak ke Denpasar, namun tidak menyurutkan semangat Riatun untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan. Menurutnya, Ia sudah banyak terbantu dan segala biaya pengobatan sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Putri Riatun telah menjalani pemeriksaan dan pengobatan dari sakit jantung yang dialaminya sejak tahun 2024.
“Bersyukur ada JKN ini, putri saya bisa berobat, segala administrasi mulai dari pertama dirawat di Jembrana sampai sekarang dirujuk ke sini semuanya ditanggung, obat-obat semuanya juga diberikan, tidak ada biaya tambahan, semua gratis. Begitu dengar arahan dari Dokter bahwa perlu operasi, saya tidak menunda, kami menghindari kemungkinan gagal jantung. Besok anak saya akan di operasi, saya ikuti semua anjuran dokter, sudah ada JKN yang membiayai, Insya Allah anak saya juga siap dan semangat. Saya sangat terbantu dengan program pemerintah ini. ucap Riatun.