Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Permintaan Ayam Petarung Lesu

Bali Tribune / Kadek Sudiarta dengan ayam petarung peliharaannya.

balitribune.co.id | BangliPermintaan ayam pertarung atau aduan belakangan ini alami penurunan yang sangat signifikan. Tidak menutup kemungkinan banyak peternak akan gulung tikar.

Seorang peternak ayam petarung, Kadek Sudiarta (44)  mengaku sudah geluti usaha ternak ayam petarung sejak tahun 2003. Jenis ayam petarung yang dikembangbiakan berbagai jenis mulai dari jenis Sweater, Black Bonanza, Black Grey dan jenis lainya.”Sebelumnya kami coba peruntungan dengan ternak babi, namun karena harga babi fluktuatif dan melihat pangsa pasar yang menjanjikan kami beralih budidaya ayam petarung,” ujarnya, Minggu (4/9).

Peternak  asal Desa Tiga, Kecamatan Susut ini mengaku memelihara sebanyak 594 ekor ayam. Biasanya ayam yang dijual telah menginjak usia 17 bulan. Sementara untuk harga ayam kisaran 2  juta sampai  3 juta per ekornya. Untuk pangsa pasar, Kadek Sudiarta mengaku telah memilki pelanggan tetap yakni dari seputaran Bangli, Denpasar, Karangasem dan Gianyar. Selain itu pihaknya juga milki pelanggan tetap dari luar Bali, seperti dari  Manado, Kupang dan Flores dan Sumatera

Lantas untuk transaksi dengan pelanggan khususnya dari luar Bali, kata dia selain pelanggan datang langsung melihat kondisi ayam juga transaksi dilakukan via online. ”Untuk ayam yang dikirim ke luar Bali  biasanya lewat udara, untuk dokumen sudah ada yang bertanggung jawab, kami hanya sebatas menjual ayam ditempat,” ungkap pria yang juga seorang ASN ini.

Disinggung realita yang terjadi saat ini, kata Kadek Sudiarta secara umum dampaknya dirasakan peternak ayam aduan. Kini permintaan ayam alami penurunan yang cukup siginifikan. Dalam kondisi normal ayam yang laku terjual kisaran 1—20 ekor per bulannya. Sementara hingga  hari ini ayam yang laku terjual baru 8 ekor saja. Realita yang terjadi tidak menutup kemungkinan banyak peternak mulai lakukan banting harga. Namun demikian pihaknya tetap pertahankan harga karena berbicara image peternak. “Semisal saat pamdemi Covid banyak peternak jual ayam dengan harga murah, namun kami tetap pertahankan harga, justru permintaan ayam datang dari NTT, begitupula sekarang menurut pandangan kami mungkin bisa saja dalam beberapa bulan kedepan situasi kembali normal,” ungkapnya. 

wartawan
SAM
Category

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Todong Pengendara, "Manusia Silver" di Kuta Ditangkap Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah modus kejahatan baru jalanan berhasil diungkap pihak kepolisian. Seorang pria berinisial AW (26), buruh asal Batujajar, Bandung, Jawa Barat, nekat menyamar menjadi "manusia silver" untuk melancarkan aksi penodongan di lampu merah (traffic light) Jalan Imam Bonjol - Jalan Sunset Road, Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.