Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Permukiman Porak Poranda, Korban Banjir Bandang Masih Mengungsi

KORBAN - Anak-anak korban banjir bandang Tukad Bilukpoh mendapat pendapingan psikososial dari sukarelawan PMI Jembrana di pengungsian.

BALI TRIBUNE - Sebagian besar rumah warga di Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo yang diterjang banjir bandang Tukad Bilukpoh Sabtu (23/12) masih tampak porak poranda. Tercatat 12 KK terdiri dari 65 jiwa masih bertahan di Posko Terpadu Darurat Bencana di Bale Subak Telepus, Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegal Cangkring. Sedangkan warga lainnya mengungsi ke rumah saudara atau kerabat terdekat. Warga juga secara perlahan membersihkan sisa-sisa material banjir di rumahnya.  Pantauan Kamis siang, tempat pengungsian umum tersebut tampak diramaikan anak-anak dan lansia. Sedangkan dapur umum Bale Tempek 5 Banjar Adat Bilukpoh Kangin tampak diramaikan para ibu-ibu yang bertugas menyiapkan makanan untuk para warga terdampak banjir bandang di lingkungan setempat. Kepala Lingkungan Bilukpoh Kangin, Gede Darmada mengatakan warga lainnya pada siang hari pulang membersihkan ruamahnya. “Kalau siang memang hanya anak-anak dan lansia di tempat pengungsian umum ini. Sedangkan warga yang usia produktif masih sibuk bersih-bersih di rumah. Tetapi kalau malam, mereka kembali ke sini,” ujarnya.  Berdasarkan data di Posko Terpadu Darurat Bencana Lingkungan Bilukpoh Kangin, tercatat 55 KK dari Tempek 3 dan Tempek 5 yang terdiri dari 196 jiwa terdampak banjir bandang Tukad Bilukpoh tersebut. Kerugian material berdasar jumlah dampak kerusakan sementara terdata mencapai sekitar Rp 1,725 miliar lebih. “Dampak kerugian  materi ini masih bersifat sementara,” ujarnya. Pihaknya memastikan logistik untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak masih aman. Kendati menerima bantuan pangan serta beberapa pakaian bekas, namun warga, menurutnya membutukan makanan anak-anak dan pakaian sekolah serta deterjen untuk membersihkan pakaian maupun perabotan rumah tangga. Sedangkan 57 KK yang terdiri dari 172 jiwa di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo yang terdampak banjir bandang Tukad Bilukpoh dipastikan tidak ada sampai mengungsi di tempat pengungsian umum. Beberapa warga kini sudah mulai menempati rumah masing-masing, kendati masih ada beberapa lainnya saat masih mengungsi di rumah keluarga maupun kerabat terdekat. Kerugian materi dari dampak banjir bandang di wilayah ini diperkirakan mencapai Rp 800 juta. Kepala Urusan Kewilayahan Banjar Anyar Kelod, I Kade Winastra dikonfirmasi kemarin, mengatakan kondisi di wilayahnya kini telah  berangsur membaik. Ia mengakui di wilayahnya hanya didirikan posko dapur umum saja. “Beberapa rumah masih ada yang tergenang lumpur, dan sulit dibersihkan secara manual. Kami masih berusaha koordinasi ke kecamatan dan kabupaten agar bisa mendatangkan alat berat. Itu yang kami rasa mendesak saat ini. Kalau untuk kebutuhan pangan, kami rasa sementara masih mencukupi,” ujarnya. Sementara Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana mengatakan saat ini penanganan masih tetap difokuskan terhadap pembersihan lumpur di masing-masing rumah warga terdampak. “Kami masih mengupayakan alat berat. Yang pasti, sementara kami masih fokus pemulihan kondisi di rumah-rumah warga, agar warga bisa segera kembali ke rumah. Posko hanya seminggu ke depan,” tandasnya.pam

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Klarifikasi Kasus Anak Kembar: Anak Tidak Diculik, Penyelidikan Perkara Dihentikan

balitribune.co.id | Denpasar - Penyelidikan kasus dugaan tindak pidana yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Paul Lionel La Fontaine dengan mantan istrinya, Adinda telah dihentikan oleh pihak kepolisian. Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SPPP) beromor: SPPP/106/XI/Res 1.24/2025/Samesknm 1 itu diterbitkan pada 17 November 2023, menyatakan bahwa penyelidikan dihentikan karena tidak ditemukan bukti adanya tindak pidana.

Baca Selengkapnya icon click

Logo Baru Honda Fans Bali, Padukan Spirit Jalak Bali dan Energi Modern Gen Z

balitribune.co.id | Denpasar – Honda Fans Bali, komunitas resmi pecinta sepeda motor Honda di bawah naungan Astra Motor Honda Bali, resmi meluncurkan identitas visual terbaru sebagai bagian dari penguatan arah strategis komunitas ke depan. Mengusung semangat “Terbang Tinggi, Melaju Bersama”, identitas ini merefleksikan komitmen Honda Fans Bali dalam menyatukan nilai budaya lokal dengan semangat modern generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.