Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perpustakaan Giri Santi Wakili Bangli Lomba Tingkat Provinsi

budaya
PERPUSTAKAAN - Penilaian lomba perpustakaan tingkat provinsi di Desa Bunutin, Kintamani.

BALI TRIBUNE - tingkat provinsi 2018 diikuti Perpustakaan Giri Santi Desa Bunutin Kintamani, sebagai perwakilan Kabupaten Bangli, dinilai oleh tim Penilai Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Provinsi Bali pada Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi Bali tahun 2018, Selasa (15/6).

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta perpustakaan desa sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan minat baca masyarakat pedesaan dan memberikan motivasi kepada pengelola perpustakaan desa untuk terus berbenah agar perpustakaan desa yang dikelolanya semakin maju dan banyak masyarakat yang datang berkunjung untuk memanfaatkan bahan pustaka yang sudah disediakan di perpustakaan desa.

Ketua rombongan tim penilai Drs I Wayan Tunjung Pustawan Utama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan provinsi Bali disambut oleh Bupati Bangli I Made Gianyar didampingi Plt. Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangli Drs I Nyoman Sumantra, Camat Kintamani Pande Dirgayusa, Perbekel Desa Bunutin I Made Subrata dan  Kabag Protokol, Kerjasama dan Kominikasi Publik Setda Kabupaten Bangli.

I Wayan Tunjung menyampaikan, ada 9 indikator penilaian sesuai dengan  Standar Nasional Perpustakaan antara lain: Organisasi/struktur perpustakaan, gedung/ruang perpustakaan, perlengkapan perpustakaan, koleksi perpustakaan, tenaga perpustakaan layanan perpustakaan, anggaran perpustakaan kerjasama perpustakaan, pembinaan dan kegiatan pendukung perpustaakaan.

Diharapkannya melalui perpustakaan desa/kelurahan masyarakat desa lebih didekatkan pada sistem layanan informasi guna meningkatkan minat baca dan kemampuan diri melalui sumber belajar dan informasi yang tersedia. Untuk itu perlu dilakukan upaya pengelolaan perpustakaan yang baik dan ini akan mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas dan gemar membaca.

Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, pembangunan Kabupaten Bangli adalah berbasis desa, dan perpustakaan desa adalah salah satu inovasi untuk memajukan pendidikan pada masyarakat desa tersebut, sehingga perpustakaan ini dirancang untuk bagaimana warga di desa itu tidak kalah mendapatkan pelayanan termasuk didalamnya perpustakaan desa. Pihaknya mengajak memanfaatkan perpustakaan untuk melakukan hal-hal yang positif, menumbuhkan budaya membaca melalui perpustakaan desa.   

Perbekel Desa Bunuti I Made Subrata melaporkan, Perpustakaan Giri Santi Desa Bunutin sudah mengoleksi buku bacaan sebanyak 675 judul tulisan dari 1166 eksemplar buku yang ada. Walaupun perpustakaan ini baru dibuat, tetapi sudah dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Bunutin, seperti informasi keseharian di desa yakni  informasi bercocok tanam, pengobatan herbal, dan lain-lainnya. Dengan sudah banyaknya peminat membaca buku masyarakat Desa Bunutin pihaknya akan membuat kembali pondok-pondok bacaan seperti bale bengong pada tempat strategis di Desa Bunutin. 

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.