Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Persembahyangan Bersama KPU Bangli Di Pura Kehen

Jajaran komisioner serta stakeholder KPU Bangli dengan perwakilan peserta Pemilu 2019 saat menggelar persembahyangan bersama di Pura Kehen, Bangli, Kamis (1/11) kemarin.

BALI TRIBUNE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli melaksanakan persembahyangan bersama dengan stakeholder terkait serta peserta Pemilu 2019 di Pura Kehen, Kelurahan Cempaga, Bangli, Kamis (1/11) kemarin. Persembahyangan yang dilaksanakan bertepatan karya agung Panca Wali Krama Pengusaban Ida Bhatara Turun Kabeh itu bertujuan untuk, memohon pelaksanaan Pemilu 2019 sukses dan berlangsung aman dan damai. Disela-sela kegiatan Ketua KPU Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan menjelaskan, persembahyangan dimuai pukul 09.00 Wita melibatkan perserta pemilu 2019, Bawaslu dan Polres Bangli. "Doa bersama ini untuk memohon kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019. Pemilu berlangsung damai, aman serta berintegritas," jelasnya. Pihaknya menilai, untuk menyukseskan jalanya Pemilu tidak cukup hanya usaha saja namun harus disertai dengan doa. Kemudiam dipilihnya Pura Kehen untuk pelaksanaan persebahyangan bersama, karena Pura Kehen dkarenakan Pura itu adalah pura tertua di Bangli. "Memohon kelancaran pada Ida sesuhunan, dan saat ini sedang berlangsung karya panca wali krama," imbuhnya. Disisi lain, pihaknya menyampaikan untuk alat peraga kampanye (APK) untuk Pemilu 2019 sudah mulai didistribusikan. Sesuai dengan hasil rapat disepakati jika peserta pemilu hanya memanfaatkan AKP yang telah disiapkan oleh KPU Bangli, sehingga tidak ada AKP tambahan dari peserta pemilu atau tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden di tingkat kabupaten. Lanjut Pertama, untuk masing-masing tim kampanye pasangan calon preaiden dan wakil presiden tingkat kabupaten, pihaknya menyediakan 10 baliho dan 16 llembar spanduk per-paslon. Jatah yang sama juga diberikan kepada masing-masing Parpol peserta Pemilu 2019. Sementara untuk Calon DPD, masing-masing calon mendapatkan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa spanduk sebanyak 10 lembar. "Untuk total apk yang difasilitasi oleh KPU sebanyak 688 buah. Sesuai kesepakatan tidak ada penambahan APK," jelasnya. Ditanya lokasi pemasangan Putu Pujawan menyampaikan pemasangan APK sesuai dengan SK KPU  Bangli. Sebagaimana kesepakatan, jadwal pemasangan APK telah diatur sesuai urutan yakni,  Dapil Bangli I (Bangli) dimulai 11- 13 November, Dapil Bangli 2 (Susut) pada  14 - 16 November, Dapil Bangli 3 ( Kintamani Barat ) pada 17 - 19, Dapil Bangli 4 (Kintamani Timur) pada 20 - 22 dan dapil Bangli 5 ( Tembuku ) pada 23 - 25 November 2018. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.