Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Persiapan Imlek di Kong Co Bio Vihara Dharma Cattra

Bali Tribune / IMLEK - Aktivitas persiapan menyambut Imlek di Kong Co Bio Vihara Dharma Cattra Jl. Melati Tabanan pada Selasa (17/1).

balitribune.co.id | TabananMeskipun persiapan perayaan Hari Raya Imlek 2547 Di Kong Co Bio yang beralamat di jalan Melati, Tabanan sudah dilakukan sejak hari Minggu (15/1) lalu, namun pada Selasa (17/1) aktivitas persiapan Imlek masih terus berlangsung.

Laucu Kong Co Bio Vihara Dharma Cattra, Tjadrawan Chonie, saat ditemui menyebutkan persiapan menyambut hari Raya Imlek 2547 yang akan jatuh pada tanggal 21 Januari mendatang, hingga Selasa (17/1) terus berlangsung.

"Mulai persiapannya pada Hari Minggu (15/1) lalu. Ini dimulai dengan upacara pembersihan untuk patung dewa-dewi serta altar dan pagoda yang ada di Kong Co Bio ini. Selanjutnya setelah altar dibersihkan barulah lilin besar berwarna merah di tata," jelasnya.

Adapun ritual yang dilakukan pada hari Minggu lalu ketika memulai untuk membersihkan patung dewa Dewi yang ada di Kong Co Bio ini adalah upacara Sung Sen. Makna dari upacara Sun Sen ini dilanjutkan Tjandrawan adalah untuk menghantarkan para dewa dan Dewi ke langit.

Setelah upacara dilakukan dan dipercaya para Dewa dan Dewi sudah kembali ke langit, barulah aktivitas persiapan mulai dari membersihkan patung dan altar dilakukan. Selain membersihkan patung dan altar persiapan menyambut Imlek juga dilakukan dengan memasang lampion di langit-langit bagian depan.

Adapun lampion yang digantungkan di langit-langit depan Kong Co dijelaskan Tjandrawan adalah bentuk donasi dari para donatur. Lampion dari donatur diberikan nama donatur. "Pada lampion tersebut bisa digantungkan harapan dan doa. Namun sebelum digantung, lampion tersebut terlebih dahulu didoakan, saat ini jumlah donasi yang terkumpul sudah mencapai ratusan juta," lanjutnya tanpa mau menyebutkan jumlahnya.

Aktivitas bersih-bersih ini dilakukan sampai tanggal  20 Januari 2023 nanti, saat itu, persiapan harus sudah selesai. Karena nantinya pada tanggal 21 Januari persembahyangan sudah dimulai sejak pukul 07.00 Wita dan dilanjutkan dengan sembahyang tutup tahun pada tengah malam. Selanjutnya Minggu dini hari dilanjutkan dengan sembahyang tahun baru, acara persembahyangan dilanjutkan hingga Minggu siang.

"Pada hari Minggu acara dilanjutkan dengan pergelaran barongsai dan lain sebagainya," tambahnya.

Untuk jumlah umat yang datang ke Kong Co Bio ini, dilanjutkan Tjandrawan mencapai 1000 orang lebih yang berasal dari hampir seluruh Kabupaten Tabanan dan sekitarnya.

wartawan
JIN
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.