Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pesisir Terancam Abrasi dan Pencemaran, Jaga Lingkungan dari Hulu hingga Hilir

TANAM POHON - Ratusan bibit pohon cemara laut ditanam di pesisir Desa Yeh Kuning untuk menahan abrasi.

 BALI TRIBUNE - Prihatin dengan kondisi pantai dan laut yang terdampak abrasi serta pencemaran, ratusan pemuda bersama masyarakat pesisir Jembrana mengikuti aksi peduli lingkungan yang dipusatkan di Pantai Desa Yeh Kuning, Jembrana Minggu (9/12). Aksi tersebut dilakukan dalam bentuk penanaman pohon cemara laut dan bersih-bersih pantai.  Acara yang digelar oleh Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Jembrana ini dihadiri oleh Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan serta perwakilan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jembrana serta sejumlah pejabat pimpinan OPD terkait di lingkup Pemkab Jembrana. Selain penamaman bibit pohon penahan abrasi dan bersih-bersih pantai, pada aksi peduli lingkungan ini juga diserahkan paket sembako kepada puluhan keluarga kurang mampu di daerah pesisir Jembrana  ini. Ketua Panitia Aksi Peduli Lingkungan KNPI Jembrana, Dewa Manu mengatakan sebanyak 200 bibit pohon cemara laut ditanam di sepanjang pesisir Desa Yeh Kuning. Sedangkan bingkisan yang dibagikan sebanyak 21 paket kepada keluarga kurang mampu di Desa Yeh Kuning. Pihaknya berharap melalui kegiatan ini masyarakat bisa semakin memahami bahwa bersih-bersih pantai dan penanaman pohon harus sering dilakukan untuk menjaga lingkungan pesisir dari abrasi dan global warming. “Kegiatan ini akan dilaksanakan berkelanjutan untuk menggugah semangat kita bersama untuk menjaga kondisi lingkungan di Jembrana,” tandasnya. Sementara itu Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengajak semua komponen menjaga alam di sekitarnya, karena menurutnya jika alam hancur maka sendi-sendi kehidupan menjadi hancur, dan jika lingkungan rusak maka alam akan mengamuk dan menghancurkan kita. “Mari kita jaga alam kita mulai dari hulu tengah hingga ke hilir. Sehingga keseimbangan alam ini akan terus terjadi. Penanaman cemara laut ini sangat cocok dan baik karena pohonnya rindang dan dari segi estetika menarik. Namun yang terpenting bagaimana agar pohon tersebut dijaga agar hidup lama,” ungkapnya. Wabup Kembang juga menyoroti masalah sampah yang kini menghantui lingkungan dari desa hingga kota, bahkan hingga ke negara maju sekalipun sampah kini menjadi persoalan besar. Dikatakannya, sampah haruslah mulai dikelola dengan baik agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Pemerintah daerah, menurutnya, kini sedang menggalakkan pengelolaan sampah secara mandiri dengan melibatkan masyarakat desa maupun kelurahan. Bahkan dari pengelolaan sampah itu kini bisa menghasilkan uang yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. “Saya berharap nantinya pola tersebut akan diikuti oleh setiap desa maupun kelurahan di Jembrana,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Penenun Berusia Lanjut di Sidemen, Mengukir Keindahan Endek dan Songket

balitribune.co.id | Amlapura - Kecamatan Sidemen sejak dulu dikenal sebagai daerah sentra tenun Endek dan Songket di Kabupaten Karangasem. Jika berkunjung dan berwisata ke sejumlah DTW di Kecamatan Sidemen, maka sayup wisatawan akan mendengar derak dan hentakan alat tenun tradisional yang berasal dari beberapa sentra tenun yang ada di dekat sejumlah objek wisata alam di daerah ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kementerian Perindustrian Dukung Bali Fashion Network® 2026: Sinergi Pemerintah dan Industri Kreatif untuk Masa Depan Fashion di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Menjelang penyelenggaraan Bali Fashion Network® (BFN) 2026 pada 18 Oktober mendatang di International Conference Center (ICC) Bali, dukungan terhadap industri fashion berkelanjutan semakin menguat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menuju Harmonisasi, Masyarakat Adat Ungasan Minta Akses Jalan di Belakang GWK Tetap Dibuka untuk Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik pagar beton pembatas di kawasan Banjar Giri Dharma, Desa Adat Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, kembali bergulir. Pagar yang berdiri di sekitar kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) itu dinilai menutup akses jalan warga menuju permukiman dan sekolah. Menyikapi hal tersebut, masyarakat adat menggelar pertemuan di Pura Dalem Desa Adat Ungasan, Sabtu (12/10) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Konsep Hub Yamaha DEXAT Pertama di Indonesia Ada di Bali, Perkuat Relasi dengan Pelanggan

balitribune.co.id | Denpasar - PT Yamaha Musik Indonesia Distributor (YMID) bekerjasama dengan Jayawijaya Audio Bali, meresmikan kolaborasi mereka berkonsep hub di Bali, Senin (29/9/2025). Showroom berkonsep hub pertama di Indonesia itu berlokasi di Jalan Gatot Subroto Barat no. 364, Denpasar dibuat untuk semakin mendekatkan diri dengan pelanggan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.