Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petani Bawang Keluhkan Serangan Kawanan Rusa

Bali Tribune / PERTANIAN - Areal pertanian bawang di Subak Tanggun Titi, Desa Trunyan.

balitribune.co.id | BangliPetani bawang di Desa Terunyan, Kecamatan Kintamni, Bangli, mengeluh lantaran tanaman bawang mereka dirusak hewan rusa. Berbagai upaya telah dilakukan petani mengantisipasi serangan hewan mamalia tersebut. Salah seorang petani Made Nada menuturkan serangan hewan rusa dengan merusak tanaman bawang milik petani sudah berlangsung sejak lama dan puncaknya terjadi empat bulan lalu.

Menurut Made Nada, kawanan rusa tersebut  habitat aslinya ada di atas tepatnya di kawasan hutan Gunung Abang. Dia menduga kawanan rusa turun mencari pakan dengan menyasar tanaman bawang milik petani karena jumlah populasi rusa memningkat, sedangkan disalah satu sisi ketersedian pakan di kawasan hutan mulai menyusut. “Karena ketidakseimbangan antara jumlah populasi dengan ketersediaan makanan yang tersedia di kawasan hutan ,maka banyak rusa turun mencari pakan dengan menyasar pertanian milik warga,” jelasnya, Minggu (19/5).

Petani asal Banjar Cemara Landung Desa Trunyan ini mengaku sempat beberapa kali tanaman bawang miliknya di subak tanggun titi di rusak kawanan rusa. ”Terakhir sebanyak 5 bendeng yakni 1 bedeng berisikan 50 batang pohon bawang mati karena bagian batang dan daun dimakan rusa,” ujarnya.

Menghindari serangan rusa, berbagai upaya telah dilakukan petani, diantaranya  dengan memasang jarring  dan membuat jebakan. Namun demikian hasilnya belum maksimal.”Biasanya kawanan rusa turun cari makan pada dini hari, walupun tanaman bawang telah dipagari dengan jarring namun tetap saja rusa berhasil masuk setelah jaring di robek,” ungkapnya.

Sejatinya petani sempat berhasil menangkan rusa yang terperangkap jebakan, namun karena rusa dianggap sebagi hewan yang dilindungi terpaksa kembali dilepas. Serangan hewan rusa, kata Made Nada jelas merugikan petani. Untuk itu pihaknya berharap pemerintah memberikan solusi terbaik mengatasi masalah ini.

wartawan
SAM
Category

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.